Tampilkan postingan dengan label Review Buku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Review Buku. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Oktober 2014

Review Buku Ngenes : Ngetawain Hidup Ala Ernest



      Ditengah maraknya buku komedi yang mirip-mirip penceritaannya, saya mencari buku komedi yang berbeda di toko buku untuk sekedar mengusir penat. saya menemukan sebuah nama cukup familier. Dialah Ernest Prakasa,komedian yang berbasis stand up comedy.  Jika kalian cari di Youtube maka dia akan muncul dalam berbagai aktifitas komedi.
      Buku ini akhirnya saya beli seharga Rp.55.000. Ketika saya baca,buku ini merupakan bahan ketika ia sedang melakukan stand up komedi,isu-isu sensitif seperti dalam topik "kondom",ataupun ketika ia bercakap-cakap dengan Sky (anak dari Ernest),ternyata bisa menarik dan mengundang banyak gelak tawa yang tidak bosan saya baca. Apalagi sembari mengimajinasikannya.
     Buku ini boleh saya bilang amat ringan,baik penulisannya maupun bobot bukunya. Ditambah lagi ilustrasi yang memakan begitu banyak halaman. Isi materi dalam tiap bab hanya 2 hingga 4 halaman, sehingga mudah untuk dibaca secara acak.
     Tidak banyak yang bisa saya kupas didalam buku ini,walau selain nama besar seorang Ernest,ada pula materi yang tidak akan anda temui di buku komedi lain yaitu bab mengenai Air Susu Ibu. Sebuah materi ringan untuk pengetahuan,diluar komedi yang menarik untuk dibaca dan direnungkan.
     Akhir kata buku ini memiliki konsep yang menarik, apabila anda ingin mencoba stand up mungkin anda bisa menggunakan materi yang ada di buku ini.

Kamis, 24 Juli 2014

Review Buku : Simply Thinking About Blood Type 2




     Akhirnya keluar juga seri ke 2 dari Simply Thinking About Blood Type karya Park Dong Sun. Penantian selama 1/2 tahun terbayar juga. Untuk buku yang ke-2 ini lebih tebal dari buku yang pertama. Buku ini memiliki ketebalan 304 halaman seharga 63.000 rupiah. Harga yang sebanding dengan kualitas gambar yang ditampilkan. Tampilan halaman penuh warna dari awal hingga akhir.

     Buku ini dibagi menjadi 4 Bab:

  • Taman kanak-kanak
  • Sekolah
  • Kantor
  • Kehidupan pribadi.
     Buku ini cocok sebagai pengisi waktu luang,bacaan ringan yang akan membuat anda tersenyum simpul. Sebagai pemilik darah golongan B saya terpingkal-pingkal menyaksikan kenyataan yang dipaparkan.banyak kecocokan karakter yang digambar didalam buku ini. Semisal dalam berbelanja,selalu saja ada barang yang tertinggal,ataupun ketika di dalam kantor tidak mau tahu dengan urusan orang lain.Cuek dan tidak suka dikekang.
     Sebagai penutup buku yang ke-3 juga akan segera diterbitkan. Kemungkinan besar di penghujung tahun 2014 atau awal tahun 2015. Buruan ke toko buku terdekat sebelum kehabisan. Karena buku ini cocok dibaca untuk segala kalangan usia.

Senin, 03 Maret 2014

Review Buku :Merry Riana-Langkah Sejuta Suluh oleh Clara Ng


     Sudahkah anda membaca MSD(Mimpi Sejuta Dollar)? Maka ini adalah sekuel dari buku tersebut. Buku ini terbagi menjadi 46 bab,beserta prolog dan epilog dengan ketebalan buku 472 halaman. Sebuah novel yang memotivasi bagi jutaan rakyat Indonesia berdasarkan kisah nyata,The Women in Red-Merry Riana.
     Pada buku pertama MSD,cerita berfokus bagaimana ia menjalani kehidupan awal di Singapura hingga menjadi sukses, sedangkan pada sekuel buku ini lebih berfokus bagaimana ia mengupayakan untuk mencapai impian yang ia kejar. Kedua buku ini saling melengkapi. Jika pada buku pertama masih banyak lubang-lubang yang kosong,maka buku ini menambal secara keseluruhan buku MSD.
     Kisah dimulai dari bagaimana ia berkenalan dengan dunia marketing yang berkecimpung di bidang Financial Consultan. Dimulai dari sales biasa,menjadi manajer hingga mendirikan MRO (Merry Riana Organization). Bahkan tantangan-tantangan dalam setiap perjalanan kariernya diceritakan secara terperinci.
     Melalui buku ini,perjalanan Merry Riana dikupas habis,bagaimana ia melalui kehidupan di Singapura yang warganya terkenal dengan istilah Kiasu (tidak mau kalah). Bagaimana seorang wanita Indonesia mampu menembus hingga puncak tertinggi di negeri Singapura. Melalui pertempuran sengit dengan kompetitor. Trik dan intrik pun bermunculan,menunjukkan bahwa perjalanan menuju puncak itu terjal dan berliku,bukan jalan lurus bebas hambatan.Tidak seindah apa yang orang lihat.
     Impian,doa,serta perjuangan tak pernah lepas dari buku ini,ketiga unsur yang saling melengkapi, jika anda tidak mempunyai impian maka anda tidak akan mempunyai tujuan nyata dalam hidup. Tanpa doa berarti manusia hanya mengandalkan dirinya sendiri. Tanpa perjuangan maka impian tidak akan berarti apapun.
     Buku ini saya kategorikan sebagai buku untuk memotivasi semua orang yang membacanya, bagaimana kisah ini diceritakan begitu indahnya oleh Clara Ang,terasa seperti kisah di alam mimpi, Seorang dalam keadaan berkekurangan hingga menjadi bersinar. Buku ini pun bukan hanya membahas tentang Merry melainkan anggota timnya,bagaimana mereka membangun dan berjuang bersama menggapai mimpi,bukan hanya soal uang,tetapi bagaimana mereka menjadi keluarga di bawah naungan MRO. Di bagian akhir buku ini tampak wajah tim MRO yang dikisahkan di sepanjang buku ini,menunjukkan bahwa ini bukanlah sebuah fiksi melainkan kisah nyata.
     Banyak buku mengenai motivasi,tetapi yang dibuat dalam bentuk novel ringan jarang sekali,walau di dalamnya terdapat banyak sekali makna yang berbobot untuk direnungkan. Mengenai tujuan hidup,komitmen,dan berbagai macam hal yang dapat diintreprestasikan berbeda oleh pembacanya.
     Banyak orang akan mencemooh buku ini,karena di jika nalar bagaimana bisa bekerja selama 365 hari tanpa henti,12 jam sehari,bahkan bisa lebih. Hidup benar-benar berfokus pada pekerjaan yang mengorbankan kehidupan sosial,keluarga lainnya. Jawabannya akan sangat mudah. Jika ingin mendapatkan lebih maka upayakanlah lebih,jangan berharap menjadi biasa-biasa saja tetapi mengharapkan lebih. Jika kurang puas akan jawaban tersebut,anda akan menemukan jawabannya di buku ini.
     Tidak lupa akan peran Alva Tjenderasa,suami dari Merry Riana pun dibahas disini,sebagai seorang di balik layar,di mana spot lampu selalu mengarah ke Merry,tetapi dibelakangnya ada sang suami yang selalu kokoh berdiri untuk menopang dan bersandar. Bahkan ada bab khusus mengenai Alva sebagai suami,partner bisnis serta teman untuk bertukar pikiran.
     Jika anda menyukai novel dan juga menyukai kisah inspiratif,maka belilah buku ini,dengan uang sebesar Rp 88.000 buku ini sudah dapat anda peroleh.
     Sebagai penutup ini adalah kutipan dari pembatas buku dari buku Langkah Sejuta Suluh.
"Arahkan pandanganmu kepada Tuhan,dan Dia akan memberimu jalan."
Tidak semuanya sekaligus,tetapi selangkah demi selangkah.
Dan setiap langkah adalah mukjizat."

Senin, 03 Februari 2014

Review Buku : Stalking Indonesia by Margareta Astaman

Stalking Indonesia

     Anda pengemar traveling di kepulauan Indonesia dan juga karya Margareta Astaman? Maka buku ini wajib dibeli.Buku setebal 200 halaman ini saya habiskan dalam kurun waktu 4 jam tanpa jeda.
     Secara personal bagi saya pengemar karya Margareta sedikit banyak merasa terkejut dengan penulisan di Stalking Indonesia. Tereduksinya rasa "nyinyir" seperti yang tertuang di 3 buku sebelumnya (After Orchad,Excuse Moi,Fresh Graduate Boss) menjadi penyebabnya.
     Buku ini dalam penulisannya lebih berkesan ia telah berdamai dengan dirinya sendiri(atau mungkin agar pembaca merasa lebih nyaman membaca tulisannya?) Walau saya menyukai karyanya yang terdahulu yang terasa sangat nyinyir,menohok dan to the point..Digantikan dengan banyaknya renungan untuk direnungkan bersama,kegundahan Margareta tentang Indonesia itu sendiri melalui note yang tersebar di halaman-halaman buku ini.
     "Ketulusan memberi bukan ciri khas daerah yang sudah mengenal komersialisasi." Salah satu catatan yang membekas di hati.  Buku ini adalah cerminan dari perenungan seorang Margareta Astaman yang saya katakan otentik.
     Buku ini menceritakan sisi lain Indonesia dari kacamata personal ketika ia melakukan perjalanan. Banyak hal kritis yang dituangkan di dalam buku ini. Karikatur hitam putih di tiap buku karya Margie kini digantikan dengan karikatur berwarna hijau yang menawan,menambah daya tarik buku ini.
     Seperti yang ia tulis bagian belakang bukunya. Jika anda mencari panduan lengkap bagaimana ke tujuan wisata tersebut silahkan baca Lonely Planet,bukan buku ini. Kalau begitu jika jalan-jalan ke toko buku mencari buku ini masuk rak kategori traveling ataukah pengembangan diri?
     Akhir kata beli saja,tak akan rugi,buku ini menambah wawasan dalam berpikir secara keseluruhan, baik dalam sisi kemanusiaan maupun tata cara untuk berwisata di Indonesia. Cukup dengan harga Rp.63.000,00 buku ini sudah bisa anda bawa pulang.

Selasa, 21 Januari 2014

Review Buku : Simple Thinking About Blood Type


     Bagi para pecinta psikologi populer buku ini saya anjurkan untuk dibaca. Buku karangan Park Dong Sun yang diterbitkan oleh Penerbit Haru ini unik,karena memetakan karakter berdasarkan golongan darah. Dengan design gambar full colour di setiap halaman.
     Buku seharga 58 ribu rupiah ini dibagi menjadi 4 bagian yaitu mengetahui sifat seseorang melalui golongan darah,hubungan sosial antara golongan darah,cerita seru golongan darah,dan terakhir diary bergambar si Cowok Gila.
     Bacaan ringan dikala senggang sekedar melepas penat,dengan membaca buku ini sedikit banyak dapat menimbulkan senyum. Walau setiap karakter manusia berbeda-beda tapi pemilahannya terasa pas.
     Bagi yang ingin mengetahui lebih dahulu kira-kira apa saja isi ceritanya,tersedia versi anime dengan format bahasa Jepang dengan subtitle bahasa Inggris di Youtube dengan judul Ketsuekigata dengan durasi kurang lebih 2 menit per episode.

Kamis, 01 Agustus 2013

Review Buku : Kocok!: Uncut


        Selamat datang di dunia komunitas 1%. Kenapa 1% ? Sebab hanya pengusaha dan seorang yang bekerja di dunia profesional dengan penghasilan puluhan juta yang diceritakan di buku ini. Dimana uang tidak menjadi masalah,dan arisan dijadikan area untuk berbagi cerita.
        Buku ini secara gamblang menceritakan kehidupan sosialita yang ada di kota besar dan Jakarta sebagai poros utamanya. Buku ringan sebagai bacaan bagi orang KEPO( Knowing Every Particular Object). Tidak ada salahnya membeli buku ini. Dengan membaca buku ini wawasan bertambah ,dikarenakan kita serasa diajak memasuki dunia yang mungkin tidak bisa kita rasakan seumur hidup kita. Banyak orang mungkin mencemooh buku ini dengan berkata "it's not my cup of tea".tapi saya merasa kita harus memandang dengan objektif setiap aspek dari cerita ini.Buku ini bisa dibandingkan dengan 'Jakarta Undercover' Moamar Emka versi perempuan. Atau dibandingkan dengan 'Miss jinjing' Amelia Masniari
      Di buku ini banyak sekali ilustrasi dan foto yang membuat kita membayangkan adegan-adegan yang terjadi ketika berada di arisan-arisan tersebut.Kehidupan yang bisa membuat iri banyak orang ini ternyata tidak selalu sempurna,banyak problematika yang dipaparkan oleh buku ini. Buku ini bagus untuk dibaca sebagai bacaan ringan nan informatif. Dengan gambar ilustrasi serta foto berwarna buku seharga Rp.95.000 ini layak dibeli sebagai koleksi buku anda. Selamat membaca.

Senin, 01 April 2013

Review buku : Celoteh Soleh Solihun







         Setelah membaca buku ini...Satu kata saja yang terlintas di kepala. Kok tidak lucu ya?
Sebenarnya bagi saya orang awam,yang mengenal Soleh melalui tayangan di Stand Up komedi beranggapan buku ini akan lucu. Karena cover dalam posisi akan Stand Up Comedy. Walau wajah dalam cover terkesan serius. Pemikiran saya memang wajahnya dibuat serius.Ternyata memang bukan buku humor. Setelah dibaca hingga habis,ternyata berisi perenungan,perenungan,dan perenungan. Haduh...Kena jebakan batman.
        Tujuan membeli buku ini sebenarnya buat refreshing,ternyata kok malah disuruh berpikir? Ah sudahlah apa mau dikata. Memangnya bisa ditukar? Sebenarnya buku ini mengisahkan Soleh di antara tahun 2005-2006. Jadi kalau membeli buku ini di tahun 2013 udah 7 taun lalu kisah ini bermula. Sebenarnya apa alasan tahun dan bulan harus ditulis? Jadi kesannya kisah-kisahnya jadi sangat lama. 
     Sebenarnya ini pandangan pribadi.Buat yang mau beli buku ini lebih baik baca di blog milik Soleh daripada membeli bukunya,rasanya not Worth it untuk membeli bukunya. Kecuali mereka yang tidak bisa baca blog milik soleh di  http://solehsolihun.blogspot.com. Sudah satu tahun buku ini beredar sejak 2012,saya baru membeli pada tahun 2013 masih mendapat cetakan yang pertama. Jadi ya silahkan dipikir kembali bagi yang mau beli buku ini.