Tampilkan postingan dengan label Kata-kata bijak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kata-kata bijak. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Desember 2017

PIKIRAN /THINKING

Ada Yg Mengatakan bahwa Sesungguhnya Medan Peperangan Terbesar Berada di *PIKIRAN* Kita, 
Karena *PIKIRAN* Itu Sangat Kuat & Dapat MEMPENGARUHI Kehidupan Seseorang.

Ada Pepatah Mengatakan: Menabur Dalam *PIKIRAN* Akan Menuai *TINDAKAN*,

Menabur TINDAKAN Akan Menuai KEBIASAAN.

Menabur KEBIASAAN Akan Menuai KARAKTER

PIKIRAN Kita Seumpama Tanah, Tanah Tdk Pernah Peduli Terhadap Jenis Benih Apa Yg Hendak Kita Tanam.

Jika Kita Menabur Benih Jagung, Tanah Akan Meresponsnya, Lalu Menumbuhkan Jagung.

Apapun Yg Kita Tanamkan Dlm PIKIRAN, Entah itu Hal2 Yg Baik Atau Buruk, PIKIRAN Kita akan segera Menerima, Merespon & Menumbuhkannya.

Sadar Atau Tidak, Sering Kali Kita Memperkatakan Hal2 Buruk Ttg Diri Kita Sendiri, Misalnya:

- Hidupku Penuh Masalah,
- Aku Tidak Akan Berhasil,
- Sakitku Tidak Akan Sembuh,
- Aku Bodoh dan Miskin,
- Masa Depanku Suram, dsb.

Hal2 Negatif Yg Kita Ucapkan Itu Akan Direspons Oleh PIKIRAN Kita Dlm Bentuk Sikap & Tindakan, yg Pada Gilirannya Akan Menghasilkan Sesuatu Yg Sama Seperti Yg Kita Tanamkan Dlm PIKIRAN Kita.

Oleh Sebab Itu, TANAMKAN Hal Yg POSITIF di Benak Kita, Maka Kita Akan Menjadi Luar Biasa.
Dan Pelihara Pikiran Yg BAIK & BENAR.

PIKIRAN POSITIF YANG HARUS DENGAN KEARIFAN BISA MEMBEDAKAN MANA YANG BAIK & BENAR.

Mari BIASAKAN Utk Selalu Berpikir:
-Saya Sangat Beruntung.
-Hidupku Penuh Berkah.
-Saya PASTI Mampu Mengatasi Masalah Ini !
-Masa Depanku PASTI Cerah !
-Hari Ini Saya PASTI Penuh Semangat !
-Saya Sangat Bersyukur Pada Tuhan Atas Apa Yg Saya Miliki Saat ini.
-Saya akan Berjuang & Berjuang Terus !
-Tuhan *PASTI* Buka Jalan !

Hidup adalah permainan pikiran, kalau kita bisa  mengelola pikiran kita, maka hidup Kita akan BAHAGIA.

Musuh paling kejam adalah pikiran kita.
Sahabat paling Setia juga adalah Pikiran kita.

Manage pikiran dengan baik. Hiduplah dengan ketenangan agar kita mampu mengelola Pikiran kita.

HATI yang baik itu seperti KEBUN,
PIKIRAN yg baik itu AKAR NYA,
PERKATAAN yg baik itu Bunganya.
PERBUATAN yg baik itu BUAHNYA.

Selasa, 16 Desember 2014

Kata-Kata Bijak Master Cheng Yen



  • Hidup ini singkat,jangan digunakan untuk debat,lebih baik jaga martabat agar hidup menjadi berkat,
  • Ucapkan kata-kata semangat,agar sepanjang hari bisa menarik rejeki,relasi dan sahabat.
  • Setiap orang punya sisi baik dan buruk,bicarakan kebaikannya jika di depan umum,tapi ingatkan keburukannya di ruang privat
  • Marah adalah Racun mental,jika diumbar secara asal akan membuat pelakunya terpental.
  • Jangan biasakan dusta,karena ia akan membawa sejuta derita di belakangnya.
  • Jangan pikirkan lagi ucapan orang lain,buanglah kedalam tong sampah agar pikiran menjadi bersih untuk menjadi peraduan mimpi.
  • Orang yang suka bicara kasar,hidupnya akan nyasar ke belukar yang bersuasana sukar.
  • Berbicara sopan bisa dilatih,mulailah berbicara hal-hal yang etis,positif dan bermanfaat.
  • Orang pintar harusnya menggunakan kepintarannya untuk berbagi bukan mengakali.
  • Kata-kata yang menyakitkan tidak mudah dilupakan pendengarnya. Karena merasuk ke hati bukan ke telinga saja.
  • Kalau bicara jangan keras-keras. Selain tidak sopan anda jadi terkesan tidak berkelas.
  • Kala ibadah,pejamkan mata dan lihatlah ke dalam,apa yang masih perlu dibersihkan agar ucapan dan tindakan tidak lagi menyakitkan.
  • Orang baik tidak akan mematahkan semangat,ia bahkan akan menjadi berkat untuk bangkit dan berjaya.
  • Ketika berdiskusi jangan paksakan opini,bukankah tiap orang mau dihargai?
  • Ucapan yang terlanjur meluncur sulit mundur,karena itu hati-hatilah ketika bertutur.

Sabtu, 08 Maret 2014

Copy Paste

      Tulisan ini bukanlah karya saya,hasil mencomot dari facebook seorang teman,ketika saya lacak melalui google banyak sekali yang memposting tulisan ini. Jadi nikmati sajalah karya ini. Maaf jika mencomot karya orang lain tanpa seijin yang empunya. Semoga tulisan ini menginspirasi.

     Seorang tua merenung,"Dulu saya lahir dari keluarga miskin. Ketika melihat orang kaya, saya bertanya mengapa mereka egois,tidak mau menolong orang miskin memperbaiki masa depan,bahkan mereka malah memandang rendah orang Miskin. Namun,ketika kemudian saya menjadi kaya karena bekerja keras, "Saya merasa orang miskin itu malas,tidak mau berinisiatif, maunya ditolong, iri, tak pernah berterima kasih."
     Mengapa begini?Tak jarang dalam hidup ini,kita punya standar ganda dalam "Menakar & Mengukur". Kita kerap menilai orang lain dari "takaran" atau pandangan subjektif kita & tidak mampu memahami orang lain dari sudut pandang orang itu.Kita kerap menuntut orang lain bersikap & berbuat seperti yang kita mau, padahal kita sendiri belum tentu melakukan yang sebaliknya.Ketika berbuat salah, kita tak mau dihakimi. Sebaliknya, minta dimaafkan & dibantu keluar dari kesalahan.
     Saat membeli,kita menginginkan barang berkualitas dengan harga bagus & akan marah jika dibohongi.Ketika susah,kita mau ditolong. Dan ingin diutamakan. Apabila kita rindu kebaikan,maka kita harus melakukan kebaikan...Apabila kita rindu dimaafkan ketika bersalah,maka kita juga harus memaafkan orang yang bersalah kepada kita...Ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu...
     Confucius berujar : Jika kamu tidak suka diperlakukan "jahat" oleh orang lain,maka kamu jangan melakukan "kejahatan" pada orang lain juga pada makhluk lain."

Sabtu, 04 Januari 2014

Pengaruh Lingkungan Terhadap Anak

      Artikel ini saya ambil dari koran Jawa Pos 4 Januari 2014 halaman 8. Penjelasan yang mudah dimengerti,membuat saya memuatnya di blog ini.Semoga bermanfaat.

Dalam suasana penuh toleransi,ia belajar sabar
Dalam suasana pemberian semangat,dia belajar percaya diri
Dalam suasana pemberian pujian secara wajar,dia belajar menghargai orang lain
Dalam suasana kejujuran,dia belajar keadilan
Dalam suasana rasa aman,dia belajar mempunyai kepercayaan
Dalam suasana persetujuan,dia belajar menyayangi dirinya
Dalam suasana penerimaan dan bersabar,dia belajar mendapat kasih sayang dari dunia
Dalam suasana penuh kritik,dia belajar menyatakan salah atau mengutuk
Dalam suasana penuh ejekan,dia belajar menjadi pemalu
Dalam suasana rasa permusuhan,dia belajar berkelahi
Dalam suasana penuh rasa malu,dia belajar mudah merasa bersalah


Sabtu, 12 Oktober 2013

Renungan Untuk Sang Pemalas


Proverbs 6:6-11

Go to the ant, you sluggard;
    consider its ways and be wise!
It has no commander,
    no overseer or ruler,
yet it stores its provisions in summer
    and gathers its food at harvest.
How long will you lie there, you sluggard?
    When will you get up from your sleep?
10 A little sleep, a little slumber,
    a little folding of the hands to rest—
11 and poverty will come on you like a thief
    and scarcity like an armed man.
         
Amsal 6:6-11
                Hai pemalas,pergilah kepada semut,perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak,biarpun tidak ada pemimpinnya,pengaturnya atau penguasanya. Ia menyediakan rotinya di musim panas dan mengumpulkan makanannya pada waktu panen. Hai pemalas berapa lama lagi engkau berbaring. Bilakah engkau akan bangun dari tidurmu? "Tidur sebentar lagi,mengantuk sebentar lagi,melipat tangan sebentar lagi untuk tinggal berbaring,maka datanglah kemiskinan kepadamu seperti seorang penterbu dan kekurangan seperti orang yang bersenjata


Jumat, 06 September 2013

Work Hard

Not everyone who works hard is rewarded

However 

All those who succeed have work hard

Pilihan

Hidup itu pilihan

Bahkan ketika kita tidak memilih

Sebenarnya kita telah memilih untuk tidak memilih

Jumat, 16 Agustus 2013

Fighting Spirit

Perbedaan antara orang sukses dan gagal bukanlah pada pendidikan atau kecerdasannya,tetapi keinginan 

yang menyala-nyala yang mereka miliki untuk mencapai sukses

Yakinlah Bahwa Kita Bisa !

Kita bisa mengubah hidup kita
kita bisa melakukan,
mempunyai,
dan menjadi apa yang benar-benar kita inginkan
-Anthony Robbins-

Jumat, 02 Agustus 2013

Pray

Jangan lupa berdoa. Tiap kali kamu berdoa,jika doamu tulus,akan ada selalu perasaan dan makna yang baru di dalamnya,yang akan membawamu keberanian baru,dan kamu akan mengerti bahwa doa itu adalah suatu pendidikan
-Fyodor Dostoyevsky-

Kamis, 01 Agustus 2013

Hapiness

 
Tiga hal yang merupakan syarat agar orang bisa berbahagia dalam pekerjaan mereka
  • Mereka harus menyukainya
  • Mengerjakannya dengan tidak berlebihan
  • Memiliki perasaan bisa sukses dengan pekerjaan ini

Sabtu, 18 Mei 2013

"Faith is the greatest motor , hope is the greatest mentor,and lobe is the gtreatest motivator"

"Iman adalah penggerak terbesar,harapan adalah penyuluh terbesar,dan kasih adalah pemberi motivasi terbesar"

Xavier Quentin Pranata

Sabtu, 22 Oktober 2011

Dream...Believe It..Make it happen


Deep within each heart
There lies a magic spark
That lights the fire of our imagination
And since the dawn of man
The strenght of just "I can"
Has brought together people of all nations

There’s nothing ordinary
In the living of each day
There’s a special part
Every one of us will play

Feel the flame forever burn
Teaching lessons we must learn
To bring us closer to the power of the dream
As the world gives us its best
To stand apart from all the rest
It is the power of the dream that brings us here

Your mind will take you far
The rest is just pure heart
You’ll find your fate is all your own creation
Every boy and girl
As they come into this world
They bring the gift of hope and inspiration

Feel the flame forever burn
Teaching lessons we must learn
To bring us closer to the power of the dream
The world unites in hope and peace
We pray that it will always be
It is the power of the dream that brings us here

There’s so much strength in all of us
Every woman child and man
It’s the moment that you think you can’t
You’ll discover that you can

Feel the flame forever burn
Teaching lessons we must learn
To bring us closer to the power of the dream
The world unites in hope and peace
We pray that it will always be
It is the power of the dream that brings us here

Feel the flame forever burn
Teaching lessons we must learn
To bring us closer to the power of the dream
The world unites in hope and peace
We pray that it will always be
It is the power of the dream that brings us

The power of the dream
The faith in things unseen
The courage to embrace your fear
No matter where you are
To reach for your own star
To realize the power of the dream
To realize the power of the dream

Jumat, 14 Oktober 2011

Hidup Adalah Sebuah Hadiah

   24 kebenaran tentang diri anda yang harus anda ketahui dan selalu anda ingat serta 1 hal yang tidak boleh anda lupakan sepanjang hidup anda di bumi ini.
  1. Kehadiran anda adalah sebuah hadiah bagi dunia 
  2. Anda unik dan hanya anda yang seperti Anda di dunia ini
  3. Hidup anda dapat menjadi apa yang anda inginkan
  4. Satu hari yang anda lewati tidak akan pernah dapat diputar kembali
  5. Hitunglah berkat anda,maka anda akan terkagum akan banyaknya berkat yang anda terima
  6. Anda dapat melalui segala rintangan apa pun yang datang dalam hidup anda
  7. Dalam diri anda terdapat begitu banyak jawaban
  8. Dalam hidup ini anda menjadi orang yang memahami orang lain,memiliki keberanian,dan kuat
  9. Jangan memberi batas pada diri sendiri
  10. Begitu banyak mimpi yang menunggu untuk diwujudkan
  11. Keputusan-keputusan yang anda ambil hari ini akan mempengaruhi masa depan anda
  12. Raihlah puncak anda,tujuan anda dan hadiah anda.
  13. Tidak ada limbah yang lebih banyak mengeluarkan energi anda selain daripada kekhwatiran
  14. Semakin lama anda diam dalam masalah semakin berat itu bagi diri anda
  15. Janganlah mengambil hal-hal yang terlalu serius
  16. Hiduplah dalam ketenangan bukan dalam penyesalan
  17. Ingatlah bahwa sedikit cinta saja dapat mengubah hidup seseorang
  18. Banyak cinta dapat membuat dunia ini penuh dengan keajaiban
  19. Ingatlah bahwa persahabatan adalah investasi yang bijaksana
  20. Harta kehidupan adalah orang-orang yang ada dan berinteraksi di sekeliling anda
  21. Sadarilah bahwa tidak ada kata terkambat
  22. Lakukan hal-hal biasa dengan cara yang luar biasa
  23. Milikilah kesehatan,harapan,dan kebahagiaan
  24. Sediakan waktu untuk berdoa kepada Tuhan 
Dan jangan pernah lupa......
Bahkan barang sehari pun...
BAHWA ANDA SANGATLAH ISTIMEWA

Selasa, 04 Oktober 2011

Aku Berdiri Tegap

To remind me how meaningful my life is

A time comes in my life when i finally get it. When in the midst of all my fears and insanity i stop dead in my tracks and somewhere the voice inside my head cries out - ENOUGH!

Enough fighting and crying or struggling to hold on. And, like a child quieting down after a blind tantrum, my sobs begin to subside, i shudder once or twice, i blink back my tears and through a mantle of wet lashes i begin to look at the world through new eyes.

This is my awakening. i realize that it's time to stop hoping and waiting for something to change, or for happiness, safety and security to come galloping over the next horizon. i come to terms with the fact that she is not Cinderella and i am not Prince Charming and that in the real world there aren't always fairy tale endings (or beginnings for that matter). and that any guarantee of "happily ever after" must begin with me, and in the process a sense of serenity is born of acceptance.

I awaken to the fact that i am not perfect, and that not everyone will always love, appreciate or approve of who or what i am and its OK as they are entitled to their own views and opinions and i learn the importance of loving and championing myself, and in the process a sense of newly found confidence is born of self-approval.

I will stop bitching and blaming other people for the things they did to me or didn't do it for me and i learn that the only thing i can really count on is the unexpected. i learn that not everyone will always be there for me, and that it's not always about me. So, i learn to stand on my own and to take care of myself and in the process a sense of safety and security is born of self-reliance.

I will stop judging and pointing fingers, and i begin to accept people as they are, and to over look their shortcomings and human frailties and in the process a sense of peace and contentment is born of forgiveness.

I realize that much of the way i view myself, and the world around me, is a result of all the messages and opinions that have been ingrained into my psyche. And i begin to sift through all the crap i've been fed about how i should behave, how i should look, how much i shouldn't weigh, what i should wear, where i should shop, what i should drive, how and where i should live, what i should do for a living, what i should expect of a marriage, the importance of having and raising children, or what i owe my parents.

I learn to open up to new worlds and different points of view.And i begin reassessing and redefining who i am and what i really stand for. I learn the difference between wanting and needing, and i begin to discard the doctrines and values i've outgrown, or should never have bought into to begin with, and in the process i learn to go with my instincts. I learn to distinguish between guilt and responsibility, and the importance of setting boundaries and learning to say NO. I learn that the only cross to bear is the one i choose to carry, and that martyrs get burned at the stake.

Then i learn about love. Romantic love and familial love. How to love, how much to give in love, when to stop giving, and when to walk away. I learn not to project my needs or my feelings onto a relationship. I learn that i will not be more handsome, more intelligent, more lovable, or important.

I learn to look at relationships as they really are and not as i would have them be. I stop trying to control people, situations, and outcomes. I learn that just as people grow and change, so it is with love. and i learn that i don't have the right to demand love on my terms. Just to make me happy. And i learn that 'alone' does not mean lonely.

And i look in the mirror and come to terms with the fact that i will never be a size 5 or a perfect 10 and i stop trying to compete with the image inside my head and agonizing over how i "stack up." i also stop working so hard at putting feelings aside, smoothing things over, and ignoring my needs.

I learn that feelings of entitlement are perfectly OK. . . and that it is my right to want things that i want. and that sometimes it is necessary to make demands. i come to the realization that i deserve to be treated with love, kindness, sensitivity, and respect, and i will not settle for less. And i allow only the hands of a lover who cherishes me, to glorify me with her touch. and in the process i internalize the meaning of self-respect.

And i learn that my body really is my mosque. i begin eating a balanced diet, drinking more water, and taking more time to exercise.i learn that fatigue diminishes the spirit and can create doubt and fear, so i take more time to rest. And, just as food fuels the body, laughter fuels our soul, so i take more time to laugh and to play.

I learn that, for the most part, in life i get what i believe i deserve. and that much of life is a self-fulfilling prophecy.i learn that anything worth achieving is worth working for, and that wishing for something to happen is different from working toward making it happen. More importantly, i learn that in order to achieve success, i need direction, discipline, and perseverance.

I also learn that no one can do it all alone and its OK to risk asking for help. i learn that the only thing i must truly fear is the great robber baron of all time: FEAR itself. i learn to step right into and through my fears, because i know that whatever happens i can handle it, and to give in to fear is to give away the right to live life on my terms.

I learn to fight for my life and not to squander it living under a cloud of impending doom. i learn that life isn't always fair, i don't always get what i think i deserve, and that sometimes bad things happen to unsuspecting, good people. On these occasions i learn not to personalize things. I learn that God isn't punishing me or failing to answer your prayers. It's just life happening. And i learn to deal with evil in its most primal state - the ego.

I learn that negative feelings such as anger, envy, and resentment must be understood and redirected, or they will suffocate the life out of me and poison the universe that surrounds me

I learn to admit when i am wrong and to build bridges instead of walls. I learn to be thankful and to take comfort in many of the simple things i take for granted, things that millions of people upon the earth can only dream about a full refrigerator, clean running water, a soft warm bed, a long hot shower. Slowly,i begin to take responsibility for myself. by myself, and i try to make my self a promise to never betray myself and to never ever settle for less than my heart's desire.

And i hang a wind chime outside my window so i can listen to the wind. And i make it a point to keep smiling, to keep trusting, and to stay open to every wonderful possibility.

Finally, with courage in my heart and with God by my side, i take a stand, i take a deep breath, and i begin to design the life i want to live as best as i can.

Senin, 03 Oktober 2011

Bersyukur Adalah Kunci Kebahagiaan

                                                             It's just a story.
        Seorang istri bercerita kepada suaminya sambil menahan isak tangis,"sungguh sial.kalung emas pemberianmu tadi dirampok saat belanja di pasar."
        Bukannya menenangkan istrinya,sang suami malah marah,"salah sendiri,mengapa ke pasar memakai kalung? kamu pikir itu kalung murahan? Kamu pikir uang itu mudah dicari?
        Sang istri tidak mau kalah. "sudah jelas bukan salahku. Perampok itulah yang bersalah. Mengapa kau menyalahkanku?
       Sang suami menjawab. "Kalau bukan salahmu,apakah itu salahku memberimu hadiah kalung emas kepadamu? Kau yang bodoh."
       Mertua sang istri keluar karena mendengar keributan dan berujar "sudahlah....untuk apa ribut? Bagaimanapun juga kalian bertengkar,kalung itu tidak akan kembali. Cobalah pikir,kita sudah kehilangan karena dirampok,kini semakin rugi karena pertengkaran dan sakit hati. Bukankah bodoh itu namanya?
Ambillah hikmah dan belajarlah bersyukur dari kejadian ini."
      "Bersyukur? Sudah dirampok masih harus bersyukur? Seharusnya bersyukur karena mendapatkan bukan karena kehilangan." Sang anak menjawab. 
      "Bersyukur karena bukan kamu yang merampok,itu tandanya kamu bukan perampok."
      "Bersyukur karena hanya kalungmu yang dirampok bukan seluruh hartamu."
      "Bersyukur bukan nyawamu yang hilang"
      "Bersyukur bukan mama yang dirampok karena jantung mama pasti tidak kuat"
      "Bersyukur karena kamu diberikan pengalaman untuk lebih berhati-hati "
      "Sudahlah,untuk apa bertengkar untuk hal yang sudah berlalu?"

      This story is for me...senantiasalah bersyukur dalam setiap kondisi,di setiap tempat dan waktu.
Remember,key of happiness are heart who always GRATEFUL.