Rabu, 19 Juli 2017

Kembali Ke Awal...

     Sudah hampir 2 tahun blog ini telantar. Saatnya memulai halaman baru,tangan terasa kelu,pikiran terasa buntu,tapi tulisan selalu ingin dituangkan dalam sebuah wadah.
     Semoga kedepan tulisan ini kembali rutin ditayangkan. Walau banyak foto dan ide yang tersimpan siap untuk dilepas dari dalam kotak untuk dibagikan.
     Hapus rasa malas,siap untuk mengetik...Menjadi manusia yang berdampak,walau hanya bagi segelintir orang.

Sabtu, 01 April 2017

Permintaan Maaf Yang Tak Terucap....

     Sebuah kata maaf tidak akan pernah cukup untuk mengungkapkan sebuah rasa penyesalan. Yang tersisa hanyalah emosi negatif,kemarahan, kuharap bukan sebuah dendam. Hanya karena kurang adanya keberanian.
     Hidup adalah pembelajaran. Dikala suka maupun duka. Banyak yang terjadi. Disaat suka manusia bisa tertawa lepas, sedangkan ketika sedih manusia bisa terlarut dalam isak tangis. Itu hanyalah sebuah siklus kehidupan yang tidak mungkin terlepas.
     Inilah kehebatan sebuah kehidupan. Entah mengapa tulisan ini melenceng dari tujuan awal. Terkadang mengungkapkan kenyataan lebih pahit daripada tidak mengetahuinya. Pahit itu pasti, saya pun memilih untuk berbohong daripada mengungkapkan kebenaran yang pada kenyataannya amat sangat pahit.
     Inilah sebuah pengalaman, menjadikan seseorang menjadi lebih bijaksana, setiap manusia memiliki sisi lemahnya. jikalau uang membutakan persahabatan. mungkin itu benar. karena hati manusia siapa yang tahu. bahkan orang itu sendiri belum tentu tahu keadaan hatinya sendiri.
     Hidup ini seperti hamparan debu, begitu banyak debu hilang tertiup angin, semoga luka hati ini akan tersembuhkan seiring berjalannya waktu.
     Kehidupan ini terasa begitu lucu, meminta maaf berkali-kalipun tidaklah cukup. Seperti sebuah gelas yang retak, dapat disatukan kembali tetapi bentuknya tidak akan kembali seperti semula.
     Membangun sebuah relasi butuh waktu bertahun-tahun tetapi untuk menghancurkannya cukup menciptakan sebuah kesalahan.
     Pantaskah untuk dicaci maki? Jika itu bisa menyenangkan pelakunya maka lakukanlah. Pada akhirnya yang tersisa adalah luka di kedua belah pihak. Luka yang membekas.
     Berharap persahabatan ini akan terus berlangsung, apakah mungkin? saya rasa tidak.. mungkin dikemudian hari, ketika berpapasan kita hanya menjadi seorang teman biasa. Seorang yang sibuk dengan kegiatan masing-masing.
     

Jumat, 08 Januari 2016

Masihkah Ada Budaya Membaca ?

     Ini adalah pengalaman saya ketika beriklan properti di OLX. Banyak kekonyolan yang terjadi semisal dengan orang yang masih saya bertanya tentang harga properti yang dijual. Padahal sudah jelas terpampang harga jualnya. Masih saja tidak dibaca, padahal itu sudah kelihatan besar.
     Belum lagi orang yang tanya alamat lengkap,padahal alamat yang dituju pun salah, saya tidak pernah memasang alamat X , tetapi orang ini bertanya alamat X. Padahal punya pun tidak.
     Bagaimana orang bisa maju jika untuk membaca hal yang sepele saja tidak bisa? Semua data sudah terpampang jelas masih saja bertanya.
     Seperti halnya buku panduan dalam barang elektronik. Siapa yang pernah membacanya? Paling juga langsung masuk dus atau malah masih tersegel plastik dengan rapi tanpa pernah dibuka bungkusnya. Padahal basic semua tercantum disitu. Jadi harus menyalahkan siapa juga?
     Apalagi sekarang dengan adanya VLOG dan sebagainya orang semakin malas membaca dan berpikir kritis, hanya dicekokin ilmu yang kebenarannya kadang perlu dikaji ulang.
     Masih berminat membaca tulisan ini sampai selesai? Atau malah sudah bosan karena hanya tulisan yang terpampang tanpa adanya gambar...Sekian dari saya,semoga bermanfaat.

Selasa, 05 Januari 2016

Ramen Village @ AEON Mall BSD City

      Ketika berkunjung ke Aeon Mall,saya berkesempatan untuk mengunjungi Ramen Village. Sesuai dengan namanya tempat ini menyediakan aneka ramen dengan merk beraneka ragam. Saya yang datang pada hari kerja merasa cukup risih dengan kondisi disana. Penyebabnya adalah bujuk rayu karyawan ramen yang begitu heboh. Dimulai dari sambutan selamat datang ala Jepang,penjelasan menu makanan mereka yang datang silih berganti serta kelebihan mereka apabila membeli ditempat mereka. Melengkapi kebingungan saya untuk memilih.
     Kompetisi yang begitu keras menyebabkan saya cukup maklum. Perbaikan pelayanan dalam penyambutan mungkin harus diperbaiki karena mereka berebut pelanggan disebabkan tamu yang datang dapat dihitung dengan jari.
     Pada akhirnya saya duduk di salah satu tempat ramen. Entah apa namanya,saya sendiri tidak hafal karena bingungnya.



     Itu kesan saya yang didapat ketika mengunjungi mall ini, selebihnya? Mall tetaplah mall, hanya berbeda konsep. Konsep mall ini katanya lebih berfokus ke brand Jepang. Penasaran ? Silahkan dikunjungi langsung. 

Senin, 04 Januari 2016

Bistro Rice Hachi-Hachi



     Bagi anda yang menyukai makanan Jepang bisa mencoba restoran Hachi-hachi. Hampir di semua mall di Surabaya restoran ini ada,seperti Galaxy mall, Tunjungan Plaza, PTC.
     Selain aneka pilihan sushi, menu seperti bento atau nasi pun tersedia disini. Kesempatan kali ini saya mencoba Bistro Rice seharga 53.000 rupiah. Seperti gambar di atas.
     Menu ini bagi perempuan lebih baik dimakan berdua,karena porsinya banyak banget. Saya sendiri kekenyangan ketika menyantap menu yang satu ini.
     Komposisi yang terdiri dari nasi,ebi furai (udang tepung),onion ring, 2 tusuk sate ayam , beef yakiniku dan sayuran ini membuat saya kekenyangan. Porsinya tidak pelit.
      Menu pilihan yang variatif bisa menjadi salah satu opsi ketika anda sendiri bingung hendak makan apa. Dari anak kecil hingga orang dewasa bisa terpuaskan dengan menu-menu yang disajikan

Minggu, 03 Januari 2016

Depot Wijaya

     Bagi anda warga Surabaya,depot wijaya mungkin akan terdengar familier di telinga anda. Bahkan mungkin anda sudah pernah bersantap di depot ini. Baik berupa nasi kotak, maupun tumpeng.
     Depot Wijaya ini terletak di jalan Ir Anwari no 7 Surabaya dengan no telp (031) 5676469 / 5687928. Depot ini letaknya cukup tersembunyi,karena tidak terletak di jalan raya maupun protokol. Depot ini terkenal karena nasi kuningnya. Dengan harga di kisaran 35.000 rupiah, tentu anda tidak akan berani mencoba jika rasanya tidak berbanding dengan harganya.
     Saya sendiri cukup terkejut dengan harga yang terpampang di daftar menu, tapi ada harga ada kualitas,apalagi jika anda berkunjung pada siang hari,tempat ini penuh dengan orang yang hendak makan siang. Jadi setiap harga memiliki pangsanya sendiri.
     Tampilannya pun biasa saja,seperti depot biasa,tanpa karyawan berseragam, memang mengesankan depot. Ujung dari segala makanan adalah rasa bukan? Jadi tidak ada salahnya anda mencoba depot yang satu ini.
     Saya sendiri mencoba lontong cap go meh. Sayangnya saya tidak memfotonya karena sudah lapar dahulu, karena penyajiannya pun cukup lama. Entah karena ramai atau memang lama. Berani mencoba?





Sabtu, 02 Januari 2016

Arumanis Hotel Bumi Surabaya

     Bosan dengan makanan yang itu-itu saja, mungkin buffet di hotel Bumi yang terletak di jalan Basuki Rachmat bisa menjadi alternatif bagi kalian yang ingin makan sepuasnya / all you can eat.
     Saya berkesempatan mengunjungi tempat ini karena ajakan seorang teman untuk makan siang di tempat ini. Kalau tidak mana mungkin saya iseng-iseng datang sendirian bersantap di tempat ini. Walau seringkali saya suka solo traveling menikmati kuliner.
     Soal tempat jangan ditanya, berhubung ini adalah hotel tentu saja tampilannya mewah. Dengan dekorasi etnik Jawa yang penuh dengan unsur kayu.



     Saya sendiri terpukau dengan tampilannya,terasa meneduhkan tanpa terasa berlebihan.
   



     Di bagian luar pun terasa menyenangkan,apalagi di outdoornya terasa teduh karena banyaknya tanaman yang tersebar, meneduhkan mata.


     Nah sekarang saya akan membahas soal menu makanan yang disajikan. Makanan yang disajikan sesuai dengan dekorasinya menitikberatkan ke masakan nusantara. Dari sate ayam,usus,martabak ayam/kambing, garang asem, krecek, baby potato, ada pula udang mayonise maupun sayur-sayuran seperti urap,soto ayam,baso.
    Untuk minumannya ada es campur,wedang jahe,wedang rempah,beras kencur dan aneka olahan rempah-rempah yang jarang anda temukan di tempat lain.




     Sudah puas menikmati santap siang ataupun malam anda? Jangan terburu-buru pulang , coba anda berjalan-jalan menikmati ruang outdoor yang ada di hotel ini. Sembari menurunkan isi perut setelah diisi penuh. Jika anda bersama keluarga jangan lupakan juga berfoto bersama, karena banyak spot yang menarik untuk difoto. Ada juga pendopo yang bisa anda gunakan untuk berfoto. Sayang saya tidak sempat memfotonya.




     Setelah semua itu yang terakhir adalah saatnya membayar. Saya tidak akan menulis harganya disini melainkan saya tunjukan melalui foto dibawah ini.


     Harga yang tertera ketika makan pada siang hari untuk 2 orang, apabila anda bersantap pada malam hari harganya lebih mahal 50.000 rupiah. Tetapi menu yang disajikan lebih banyak daripada pada siang hari. Penasaran? Tinggal dikunjungi saja bukan?

Jumat, 01 Januari 2016

Resolusi 2016

     Resolusi, itu adalah penyataan yang selalu keluar di awal tahun , yang kebanyakan bersemangat pada awal tahun , melambat di pertengahan tahun dan pada akhirnya lenyap pada penghujung tahun.
     Itu pula yang terjadi pada diri saya. Rencana-rencana yang tertata rapi pada awalnya lama-lama hanya menjadi sebuah catatan yang tak pernah dibuka kembali.
      Seperti kutipan yang saya tulis pada awal tahun 2015
" My goal for 2015 is to accomplish the goals of 2014 which i should have done in 2013 because i promise them in 2012 and planned in 2011"
"Goal saya di tahun 2015 adalah menyelesaikan goal pada tahun 2014 yang seharusnya saya selesaikan pada tahun 2013 karena saya berjanji pada tahun 2012 dan merencanakannya pada tahun 2011. "

     Apakah berhasil ? Statusnya adalah berjalan ditempat, Seperti penulisan blog ini yang seharusnya menulis 1 hari 1 postingan ternyata hanya 135 posting dalam waktu satu tahun. Hanya 1/3 dari target yang seharusnya. Alasan klasik,begitu tulisan terlewatkan dalam waktu 1 hari maka hari berikutnya akan semakin malas.
     Pada akhirnya saya harus memutuskan arah blog ini, tidak bisa mencoba segala hal. Itu pula yang menyebabkan saya harus menentukan komitmen. Tidak hanya memulai target baru,tetapi menyelesaikan project yang berantakan di masa lalu. Bagaimana caranya mencapai target 365 posting per tahun jika penulisannya berjalan ditempat.
     Di tahun baru ini semua tentu bersemangat, dan semangat ini tidak boleh padam dalam sekejab,tetapi terus hangat hingga akhir tahun 2016.
      Semoga tahun baru di 2016 membawa berkat bagi kita semua ,tetap semangat,tetap berjuang demi hari esok yang lebih baik dan tulisan yang lebih bermutu.

Kamis, 31 Desember 2015

Mengunjungi Nasi Liwet Asep Stroberi

     Berhubung masih dalam suasana liburan, kali ini saya akan menampilkan rumah makan yang menjual nasi liwet yang terkenal di wilayah Jawa Barat. Asep Stoberi yang terletak di jalan Raya Kadungora no 245 Garut kota Jawa Barat. Jika anda berkunjung ke kota ini jangan lewatkan kesempatan untuk mencoba tempat yang satu ini.
     Hal yang membedakan rumah makan di provinsi yang lain dibandingkan Jawa Barat adalah nuansa saung yang akan anda sering jumpai, Salah satunya adalah di rumah makan ini. Suasana teduh dengan rerumputan hijau diiringi alunan musik ala Sunda mendukung suasana yang membuat ada rileks.


     Makanan khas sunda seperti nasi liwet menjadi andalan tempat ini. Komposisi nasi liwet disertai tahu,tempe mendoan,ikan peda, serta ayam, tidak lupa lalapan yang pasti anda temui disetiap tempat dimana anda bersantap makanan khas sunda. Dilihat dari fotonya saja sudah menggiurkan bukan ?


     Dengan tambahan karedok dan gorengan melengkapi santap siang ditempat ini. Porsi makan diatas bisa untuk 5 hingga 6 orang dengan harga dikisaran 300 ribuan. Untuk minum jangan kuatir, kita bisa mendapatkan teh tawar dengan GRATIS.
     Dibawah ini saya tampilkan desaign interior yang memang khas.




     Seusai makan pun kita bisa bersantai sejenak,menikmati hembusan angin,dan berfoto di banyak tempat,karena banyak spot yang bisa digunakan untuk berfoto.Tempat ini bisa juga digunakan untuk meeting, tempat rekreasi bersama keluarga. Menjauh dari segala hiruk pikuk perkotaan.





Senin, 28 Desember 2015

Mengunjungi Taman Impian Jaya Ancol

     Ini adalah pengalaman pertama saya mengunjungi Ancol. Dengan harga TIket PGU sebesar 25.000 rupiah per orang dan mobil sebesar 20.000 rupiah ,tibalah saya di Ancol.



     Pemandangan yang menghibur,dengan hembusan angin sepoi-sepoi membuat kunjungan saya terasa membekas di hati.Kita bisa berjalan kaki ataupun menaiki mobil mengelilingi lokasi Ancol. Jika ingin naik kapal ke tengah-tengah laut pun bisa. Disana ada kapal yang disewakan untuk membawa anda ke tengah lautan.
     Untuk makanan pun jangan kuatir,disini berbagai macam makanan fast food tersedia seperti pizza hut ataupun McD.
     Tempat ini merupakan salah satu tempat alternatif hiburan di Jakarta. Karena di Jakarta saya rasa hiburan hanyalah mall dan mall. Tidak ada yang lain. Disini saya bisa menikmati ketenangan,jauh dari kata bising. Waktu terasa lebih lambat berjalan.
   


     Tidak banyak yang saya lakukan disini,saya tidak mengunjungi lokasi bermain maupun seaworld. Saya sendiri membawa orang tua untuk menikmati suasana yang berbeda. Jadi wahana tersebut tidak cocok untuk mereka.
     Untuk kebersihannnya sendiri cukup terjaga. Dengan adanya toilet di beberapa tempat. Terasa lebih bersih.
     Secara keseluruhan saya menyukai tempat ini, wisata yang cukup murah,untuk menenangkan pikiran dari hingar bingar kota Jakarta yang selalu terus bergerak serasa tanpa jeda.