Tampilkan postingan dengan label All about me. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label All about me. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Oktober 2017

Refleksi Diri

     Pernahkah kamu mempertanyakan eksistensi kehidupan kalian? Ataukah sekedar menjalani hidup hari demi hari seperti yang saya alami sekarang, hanya bekerja dari pagi hingga malam tanpa memiliki makna yang mendalam,sekedar mencari uang untuk bertahan hidup. Bayar listrik,PDAM , cicilan rumah maupun keliling dunia.
      Ternyata saya merasa semua itu semu , hal yang perlu saya pelajari adalah belajar bersyukur terhadap semua yang saya miliki. Ada tujuan lebih besar dari sekedar mencari uang,memberi impact kepada lingkungan bangsa maupun negara,belajar membuka wawasan lebih
     Tidak mudah, apalagi etnis saya yang menuntut untuk mengumpulkan uang dalam skala masif,ada sesuatu yang selalu mengusik hati,tapi hingga kini tidak bisa saya diamkan,entah itu rasa kuatir yang berlebihan,ketakutan akan masa depan yang hingga kini masih kabur.
     Sama juga dengan mencari rasa damai. Rasa damai itu tidak dicari keluar melainkan kedalam nurani itu. Seperti pertanyaan apa yang sudah kamu lakukan hari ini? Sudah puaskah kamu dengan kinerja hari ini? Sudahkah kamu membuka wawasan lebih? Tidak membuang-buang waktu untuk hal yang tidak berguna.
     Saya sendiri sering melarikan diri dari realita dengan cara baca komik , nonton film hingga tidur seharian,tidak mau menghadapi realita,padahal waktu terus berjalan. ternyata menulis membuat saya merefleksikan diri,menulis membuat saya lebih mengerti diri, sebagai sarana berdamai dengan diri sendiri.
     Rasa tertuduh membuat seseorang menjadi lumpuh,berdamai dengan diri itu diperlukan. Jangan terlalu banyak berpikir, jalani sebaik mungkin, dan liatlah hasilnya. Tidak instan,tapi pasti akan ada jalan yang terbuka.
     Takut itu wajar,karena manusia itu takut akan sesuatu yang tidak bisa dikendalikan. Yang terpenting adalah mengendalikan diri sendiri. Tidak perlu cemas berlebihan,sukses dan kegagalan itu hanya setipis kertas. buatlah damai dirimu. Sayangilah jiwamu,sayangilah tubuhmu. Maka Tuhan pun akan tersenyum kepadamu.

Rabu, 19 Juli 2017

Kembali Ke Awal...

     Sudah hampir 2 tahun blog ini telantar. Saatnya memulai halaman baru,tangan terasa kelu,pikiran terasa buntu,tapi tulisan selalu ingin dituangkan dalam sebuah wadah.
     Semoga kedepan tulisan ini kembali rutin ditayangkan. Walau banyak foto dan ide yang tersimpan siap untuk dilepas dari dalam kotak untuk dibagikan.
     Hapus rasa malas,siap untuk mengetik...Menjadi manusia yang berdampak,walau hanya bagi segelintir orang.

Sabtu, 01 April 2017

Permintaan Maaf Yang Tak Terucap....

     Sebuah kata maaf tidak akan pernah cukup untuk mengungkapkan sebuah rasa penyesalan. Yang tersisa hanyalah emosi negatif,kemarahan, kuharap bukan sebuah dendam. Hanya karena kurang adanya keberanian.
     Hidup adalah pembelajaran. Dikala suka maupun duka. Banyak yang terjadi. Disaat suka manusia bisa tertawa lepas, sedangkan ketika sedih manusia bisa terlarut dalam isak tangis. Itu hanyalah sebuah siklus kehidupan yang tidak mungkin terlepas.
     Inilah kehebatan sebuah kehidupan. Entah mengapa tulisan ini melenceng dari tujuan awal. Terkadang mengungkapkan kenyataan lebih pahit daripada tidak mengetahuinya. Pahit itu pasti, saya pun memilih untuk berbohong daripada mengungkapkan kebenaran yang pada kenyataannya amat sangat pahit.
     Inilah sebuah pengalaman, menjadikan seseorang menjadi lebih bijaksana, setiap manusia memiliki sisi lemahnya. jikalau uang membutakan persahabatan. mungkin itu benar. karena hati manusia siapa yang tahu. bahkan orang itu sendiri belum tentu tahu keadaan hatinya sendiri.
     Hidup ini seperti hamparan debu, begitu banyak debu hilang tertiup angin, semoga luka hati ini akan tersembuhkan seiring berjalannya waktu.
     Kehidupan ini terasa begitu lucu, meminta maaf berkali-kalipun tidaklah cukup. Seperti sebuah gelas yang retak, dapat disatukan kembali tetapi bentuknya tidak akan kembali seperti semula.
     Membangun sebuah relasi butuh waktu bertahun-tahun tetapi untuk menghancurkannya cukup menciptakan sebuah kesalahan.
     Pantaskah untuk dicaci maki? Jika itu bisa menyenangkan pelakunya maka lakukanlah. Pada akhirnya yang tersisa adalah luka di kedua belah pihak. Luka yang membekas.
     Berharap persahabatan ini akan terus berlangsung, apakah mungkin? saya rasa tidak.. mungkin dikemudian hari, ketika berpapasan kita hanya menjadi seorang teman biasa. Seorang yang sibuk dengan kegiatan masing-masing.
     

Sabtu, 27 Juni 2015

My Gadget



     Foto diatas adalah Handphone milik saya.
  1. Nokia N95
  2. Nokia 3500
  3. Nokia 3806 CDMA gold 2 pcs
  4. Samsung Note 3
  5. Samsung Galaxy Tab 7.7 Super Amoled
  6. BlackBerry 9700 (Tidak dipajang karena digunakan untuk memfoto)
  7. Hand Phone Smart Fren CDMA
     Tulisan ini bukan untuk menyombongkan handphone saya,karena saya percaya masih banyak orang yang memiliki handphone lebih banyak daripada saya dan lebih banyak pula.
     Saya ingin membahas mengenai fungsi HandPhone itu sendiri. Handphone tujuan utamanya memang untuk menelepon,bukan untuk sms an,foto,dan aneka macam fungsi tetek bengeknya. Tetapi dalam perkembangannya fungsi dari telepon itu semakin lama semakin bergeser. Jarang saya temui orang yang menggunakan handphone canggih menggunakan teleponnya.
     Saya sendiri memiliki HP sebegitu banyaknya bertujuan yang berbeda-beda. Seperti misal N95. Pada awal kemunculannya Harganya mencapai 7 juta rupiah. Kamera tajam 5 MegaPixel dengan lensa Carl's Seis dan akses 3G membuatnya semakin diburu orang. Sekarang di tahun 2015? 100 ribu juga belum tentu ada yang beli. Daripada sakit hati dijual,akhirnya saya museumkan di rumah.
     Nokia CDMA 3806 pun sama saja. Ketika telepon murah menggunakan CDMA dengan provider flexi,starone,esia,fren booming orang pun berbondong-bondong beli. Ketika masa frekuensi 800 MHZ sudah ditiadakan,karena CDMA sudah tidak dilirik orang,orang pun tidak mau ribet membawa hp maka 2 HP saya secara tidak langsung masuk kotak,tidak laku dipasaran,karena providernya pun tamat riwayatnya. Padahal dahulu beli per bijinya 1 juta rupiah. Belum lagi dahulu saya memiliki nokia 6750i seharga 2,2 juta. Sayangnya hilang karena jatuh di tengah jalan.
    Handphone BlackBerry 9700 (onyx 2). Handphone ini pada tahun 2009 booming besar,semua fungsi sms tergantikan dengan BBM yang lebih murah,bisa sampai subuh. Apa kelebihan BB? Sekarang hanya bisa BBM an tidak kurang tidak lebih. Harga BB waktu saya beli seharga 5 juta kini pun hanya menunggu waktu masuk kotak,menjadi onggokan sampah.
     Samsung Galaxy Tab 7.7 Super Amoled ini saya beli hanya karena satu hal. Saya butuh hiburan ditengah aktifitas saya. Layarnya yang tidak terlalu besar membuat saya pun nyaman membawanya kesana kemari. Main game ,mendengarkan musik,maupun menonton video saya menggunakan tablet ini. Layar LED pada tablet ini mendukung saya untuk berlama-lama dengan gadget ini. Entah sampai kapan Tablet ini akan bertahan,karena Operating Sistem pada tablet ini tidak diperbaharui oleh Samsung sendiri. Jadi tinggal menunggu waktu. Saya membelinya tahun 2012 sebagai kado ultah untuk diri sendiri seharga 5,5 juta.
     Handphone terbaru saya Galaxy Note 3 seharga 7 juta pun sebenarnya saya dapatkan secara kebetulan. Jika tidak saya akan berpikir berulang kali untuk membeli handphone yang satu ini. Fungsinya pun cukup mengagumkan. Kamera 13 MP belum lagi memori yang besar maupun prosesornya yang bahkan lebih cepat daripada laptop yang saya gunakan ini. Saya sendiri yang gaptek ini malah merasa handphone ini malah terlalu canggih. Aplikasi dan fungsi yang sebegitu banyak tidak mampu saya maksimalkan.
     Setiap Handphone yang saya miliki memiliki kenangan tersendiri. Memiliki fungsi yang berbeda pula,dari handphone,tablet,smartphone hingga cdma. Memiliki keunggulan dan fungsi yang berbeda. Malah terkadang saya merasa dibodohi oleh Handphone. Peran handphone itu sendiri semakin tidak jelas. Tujuan dasar yaitu telepon malah semakin berubah fungsi. Tapi itulah teknologi yang semakin tidak bisa saya kejar. Hanya menjadi pengguna hp tanpa mengerti semua fungsinya. Yang terpenting bisa digunakan untuk menelepon.
     Saya berharap setiap dari kita ketika membeli HP bukan hanya karena gengsi melainkan memiliki fungsi mempermudah komunikasi karena beli HP sebagus apapun dan semahal apapun harganya akan tetap jatuh dan tidak akan naik.

Minggu, 04 Januari 2015

Semakin Berumur Semakin Individual

     Saya menyukai kegiatan individualistis. Mengambil keputusan dengan cepat,tanpa perlu berkompromi,mendapatkan hasil lebih cepat. Konflik pun jarang terjadi karena individual,hal semacam itu terjadi pula dalam kehidupan sosial,jarang bersosialisasi,karena kebanyakan hanya basa basi yang tak kunjung selesai.
     Membandingkan dengan kerja kelompok,pada proses penyatuan idenya kebanyakan memakan waktu. Belum lagi konflik yang terjadi,walau semakin banyak kepala semakin banyak hal yang bisa diperoleh seperti melalui diskusi.
     Terkadang melelahkan untuk melakukan hal tersebut,lebih baik membaca,nonton film atau apapun yang menyenangkan diri sendiri setelah seharian berkutat dengan permasalahan di pekerjaaan. Mungkin usia pula lah yang mengubah hal tersebut. Persahabatan sekarang menjadi nomor sekian,prioritas adalah mencari uang,berkomunikasi dengan keluarga, sahabat menjadi nomor terakhir dalam kehidupan. Itulah proses kehidupan yang tak dapat dilawan.

Kamis, 01 Januari 2015

Apa Resolusi Tahun 2015 Anda ?

     Tahun 2014 telah berlalu dan kini tahun 2015 telah kita tapaki. Setiap tahun baru kebanyakan dari kita menciptakan resolusi baru untuk dilakukan. Tetapi pernahkah anda menoleh kebelakang untuk melihat resolusi yang kita canangkan pada tahun tahun sebelumnya?
     Kebanyakan resolusi itu kita tuliskan pada awal tahun dan seiring waktu berjalan kita telah melupakan resolusi yang kita canangkan. Itu pun berlaku bagi saya,resolusi yang telah saya canangkan pada tahun 2014 hanya 50% yang telah tercapai,sisanya masih menggantung.
     Resolusi saya sendiri pada 2015 hanya ingin menyelesaikan apa yang tertunda pada tahun 2014 ini,dan berupaya memperbaiki kinerja,terutama dalam menulis blog ini. Blog ini saya upayakan menjadi informasi pengalaman pribadi,dari sudut pandang objektif. Banyak hal yang ingin saya tuangkan dalam blog ini. Hanya permasalahan komitmen untuk melakukannya setiap hari.
      Saya mengucapkan Selamat tahun baru 2015,semakin produktif,semakin menginspirasi.

Catatan tambahan: Humor yang akan saya tulis dibawah ini saya dapat dari teman saya, dan inilah kutipan untuk awal tahun 2015.
" My goal for 2015 is to accomplish the goals of 2014 which i should have done in 2013 because i promise them in 2012 and planned in 2011"
"Goal saya di tahun 2015 adalah menyelesaikan goal pada tahun 2014 yang seharusnya saya selesaikan pada tahun 2013 karena saya berjanji pada tahun 2012 dan merencanakannya pada tahun 2011. "

Rabu, 19 Maret 2014

Pilih Ayam Kampung atau Broiler?


Ayam Goreng Kampung
Ayam Fast Food










    
     Pernah membandingkan ayam kampung goreng(AKG) dengan ayam cepat saji (fastfood)?
  • Kesehatan : Ayam kampung,tumbuh kembang normal 3 hingga 4 bulan baru bisa dimasak menjadi dewasa sempurna. Ayam broiler? Dari telur hingga menetas hanya membutuhkan 3 hingga 4 hari untuk menjadi besar dan siap dipotong. Mengunakan suntik hormon.
  • Tampilan :Bisa anda bandingkan sendiri dari kedua foto di atas.
  • Penyedap yang menemani : Ayam goreng biasa bermodal sambal ulek,jeruk nipis ,timun dan kecap sebagai padu padannya.Ayam cepat saji bermodalkan saus tomat/sambal dalam kemasan.
  • Konsumen : Konsumen ayam goreng kampung berusia 35 tahun keatas,bandingkan dengan fastfood,kebanyakan anak-anak hingga dewasa muda (kisaran 30 tahun) mengkonsumsinya. Orang tua terkadang menemani sang anak untuk makan-makanan tersebut,atau mengadakan acara ulang tahun di restoran fastfood. Pernah melihat anak-anak merayakan ulang tahun di restoran ayam goreng biasa?
  • Ketersediaan : Restoran fastfood berdagang rata-rata 24 jam/hari non stop,bandingkan dengan restoran biasa,maksimal mereka buka 16 jam.
  • Harga : Untuk harga mentahnya,ayam kampung lebih mahal dibandingkan ayam broiler.
Catatan Penulis
     Saya tidak menjelek-jelekan makanan fastfood karena sampai sekarang saya mengkonsumsinya. Ayam kampung tidak akan sanggup memenuhi kebutuhan manusia akan kebutuhan daging ayam yang sedemikian tinggi. Siapa juga yang tidak menyukainya?
     Populasi ayam kampung itu sedikit,ayam kampung dalam perkembangannya dibiarkan mencari makan sendiri,berkeliaran dengan bebas,hingga tumbuh menjadi ayam dewasa,sedangkan di Indonesia lahan untuk mengembang biakan ayam semakin sedikit. Tidak ada istilah ayam "kampung" yang ada hanyalah ayam "kota". Karena di kampung jarang yang memelihara ayam.Di sisi ekonomi pun ayam kampung tidak akan menghasilkan keuntungan yang besar,bandingkan dengan ayam suntik,3-4 hari sudah bisa dipanen.
     Mama saya pemuja ayam kampung,ia tidak mau makan ayam broiler,bayangkan betapa susahnya ketika mengajak si mama makan di luar negeri. Memangnya di luar negeri ada ayam kampung?

Senin, 10 Maret 2014

Tanggapan Terhadap Tulisan Plagiat

     Menanggapi tulisan saya yang termuat di http://edukasi.kompasiana.com/2014/03/09/adakah-hukum-bagi-orang-yang-mencopy-mentah-mentah-karya-seseorang-640302.html. Dodi Hendriyanto menuliskan surat permohonan maaf sebagai berikut.

Asslammualaikum Wr Wb
Kepada Yth Bapak christian
di Tempat
SALAM SEJAHTERAH
Pertama-tama saya memperkenalkan diri, nama saya dodi hendriyanto. Saya barusan mendapatkan tembusan dari tribun tentang keberatan Bapak Bambang terhadao tulisan resensi buku Langkah Sejuta Suluh.
Saya meminta maaf sebesar-sebasarnya kepada Bapak Cristian atas kehilafan saya ini. Jika boleh saya menceritakan sedikit kronologis sehingga tulisan tersebut saya buat. Kebetulan buku tersebut diserahkan Toko Buku Gramedia Bangka kepada kami hari jumat sore, untuk diterbitkan resensinya edisi Minggu (9/3). Saya sebenarnya sempat membaca buku tersebut, namun karena saya merasa tidak akan bisa membacanya sampai habis, sementara resensi harus selesai sabtu. Maka saya mencoba mencari resensi di internet. Sebenarnya beberapa resesni buku tersebut saya sempat lihat. Namun setelah melihat tulisan Bapak Cristian tersebut, yang saya pikir lebih tepat dan mampu mewakili isi buku setebal lebih dari 500 halaman tersebut. Dengan pertimbangan itulah maka, saya mengutif tulisan Bapak Cristian tersebut. Sekali lagi sya mohon maaf atas kehilafan saya ini. Saya berharap Bapak Crsitian bisa memakluminya.
Hormat saya
Dodi Hendriyanto

     Saya tidak akan memperpanjang masalah tersebut. Toh hal tersebut sudah terjadi,dan saya pun bukan penulis profesional,maupun seorang jurnalis yang lebih mengerti etika dalam menulis.
Ini adalah balasan email saya kepada Dodi.
     "Permintaan maaf anda saya terima,semoga menjadi pembelajaran bagi anda dikemudian hari. Karena anda bekerja di dunia jurnalistik semestinya mengerti etika dalam mengutip. Tidak bisa main comot,tanpa menghargai orang yang menciptakan tulisan tersebut."
 

Senin, 24 Februari 2014

Rumah Buku --- Toko Buku dengan Diskon Tinggi

Kartu Diskon 25%

     Masih gemarkah anda membaca buku di jaman sekarang ? Dari dulu hingga sekarang saya menikmati buku,baik berupa buku pelajaran,novel,sastra, filsafat ataupun yang lain.
     Rumah Buku dengan koleksi yang cukup lengkap(buku yang baru terbit biasanya langsung tersedia). Disinilah saya biasa berbelanja buku. Dengan diskon sebesar itu membandingkan harga buku dengan item yang sama dengan toko buku nasional yang berdiri di berbagai pelosok Indonesia rasanya berbeda jauh. Bayangkan,toko buku nasional tersebut hanya memberi diskon maksimal 10% dengan syarat dan ketentuan yang berlaku dan setahu saya hanya menggunakan kartu kredit,dan saya tidak memiliki kartu kredit.
     Rumah Buku yang beralamat di jalan Ngagel Jaya no 41Surabaya,memberi saya diskon 25%. Jika anda pengemar buku maka hal tersebut akan sangat berarti. Apalagi biasanya saya membeli buku tidak hanya satu ataupun dua terkadang kalau sedang kalap bisa mencapai lima hingga enam buku,apalagi ada penulis yang saya senangi menerbitkan buku tidak pakai lama langsung saya sambar buku itu.
     Rumah Buku juga ada di kota Bandung di jalan W.R. Supratman No.96. Saya bukan berpromosi mengenai toko buku ini,tetapi jika ada ada tempat yang murah bagi para pencinta buku mengapa juga kita tidak saling berbagi informasi?

Sabtu, 22 Februari 2014

Postingan ke 223

     Setelah dipraktekkan,komitmen menulis setiap hari cukup melelahkan,terkadang hingga larut malam baru akan menulis. Salah satu faktornya karena keasyikan menonton TV,terkadang pulang kerja terasa sangat capai,inginnya hanya tidur. Untuk menyalakan komputer pun tak sanggup,tapi tetap menulis walau terkesan memaksa. Jika dihitung sudah ada 223 postingan. Walau pada awal-awal penulisan saya mencomot dari sana dan sini.
     Dilema yang saya alami sebenarnya bagaimana menemukan ide penulisan setiap hari ketika berada di depan komputer.Ketika berada di kantor,ide rasanya bersliweran menunggu untuk dituangkan, terkadang ketika berada di jalan raya,mengemudi sembari memandang sekeliling ide pun muncul,tetapi yang namanya pemikiran itu harus segera ditangkap,jika tidak ide itu akan menguap tak berbekas.
     Ketika berada di jalan saya menemukan solusi. Kenapa tidak memakai voice recorder dari telepon genggam? Itu salah satu opsi. Solusi lainnya saya mencoba mencatat di sebuah kertas untuk ide-ide penulisan ketika berada di kantor.
     Mengembangkan sebuah ide dijadikan sebuah penulisan pun tak mudah. Tapi seiring berjalannya waktu,saya bisa belajar dan mengembangkan kerangka berpikir terus menerus.
     Sempat terbesit pula untuk mengcopy paste tulisan dari blog maupun website orang lain untuk saya tampilkan disini. Tapi nantinya bisa terkena dampak bagi saya sendiri. Lama-lama malas membuat tulisan sendiri,karena lebih mudah mencomot tulisan orang lain. Dan yang membaca pun malas,karena sudah pernah membaca tulisan ini ditempat lain.
     Akhirnya menambah satu komitmen lagi,mencoba sebisa mungkin membuat tulisan original,tidak ada ditempat lain.Kalimat dari para penulis yang pernah saya baca "Buatlah tulisan itu sesuai dengan kata hatimu,bila senang maka coba tuangkan rasa senang itu agar tersalurkan melalui tulisan pun sebaliknya jika sedih maka coba tuangkan rasa sedih itu melalui tulisan,walau proses itu tidak mudah."

Rabu, 19 Februari 2014

Aku dan Gitar

Lokasi di ruang gitar Melodia. Sederhana bukan?

Gitar Yamaha C-315 yang tak tersentuh. Ada yang berminat?

     Siapa tidak mengenal yang namanya Gitar? Salah satu alat musik populer disamping piano yang terkesan lebih berkelas walau gitar lebih merakyat. Kini gitar saya sudah berdebu,berdiri di sudut tembok,tergeletak tanpa pernah disentuh.
     Awalnya ada teman gereja yang mau mengajari dengan gratis,asalkan mau belajar dengan sungguh-sungguh. Kesempatan yang tidak boleh ditolak bukan? Bisa bermain gitar itu keren,alat musik yang bentuknya sederhana,bisa dibawa kemana-mana,dan dimainkan dimanapun.Ternyata untuk menjadi keren butuh usaha ekstra,bukan hanya asal genjreng,butuh pengorbanan,buku jari yang menebal,rasa perih di jari pun harus dirasakan. Hingga jari pun mati rasa.
     Akhirnya kesukaan akan gitar berjalan seiring dengan seringnya bermain.Gitar yang disukai adalah gitar akustik,suara ringan,tanpa raungan yang memekakkan telinga,bahkan tidak perlu diberi pernak-pernik.
     Melihat orang bermain gitar itu rasanya mudah,begitu praktek sendiri,tak semudah bayangan. Sempat ikut kursus gitar selama 2 tahun di Melodia tapi karena waktu yang terbatas untuk berlatih akhirnya kandas ditengah jalan.Yang namanya ilmu apabila tidak dipakai maka akan menghilang. Use it or Lose it.

Kamis, 16 Januari 2014

Manfaat Yoga

     Sudah 3 minggu ini saya mengikuti kelas Yoga. Tujuan utama membenarkan postur tubuh. Keseharian di depan komputer membuat badan jarang bergerak hanya jari yang aktif.
     Manfaat yoga secara umum adalah melancarkan peredaran darah,menyeimbangkan fungsi otak,meningkatkan fleksibilitas tubuh,melancarkan pernafasan,mengecilkan perut dan yang terakhir mengurangi stress.
     Bagi saya,yoga adalah olahraga yang digunakan untuk mengobservasi tubuh,merasakan setiap hembusan nafas,dan menenangkan pikiran. Bukan hanya membakar kalori (kardio),tetapi juga memberikan kesehatan secara mental.
     Hal yang menyenangkan dari yoga adalah tidak dituntut bergerak terlalu banyak. Dibandingkan dengan aerobik,RPM,atau olahraga berat lain. Gerakan yoga dilakukan dilakukan secara perlahan, mengalir,tidak terburu-buru. Disaat dunia menuntut untuk selalu terburu-buru,bertindak cepat,urat nadi menegang,saya menemukan ruang jeda di saat melakukan yoga selama satu jam,dengan iringian instrumen.
     Gerakan yang nampaknya sederhana jika dilakukan secara perlahan memberikan dampak berbeda. Pada awal pelatihan pun saya menikmati,berbeda dengan olahraga lain yang menuntut untuk terburu-buru. Manfaat terakhir Tidur lebih pulas,bangun lebih segar.
     Saya membayangkan melakukan yoga di rumah tetapi kebisingan selalu ada,suara TV,bunyi telepon,anak merengek atau apapun itu. Jikalau ingin sunyi senyap tengah malam adalah waktu yang tepat. Maka saya pun mengurungkan niat.
     Ada yang bilang yoga itu meditasi,menyembah berhala dan lain-lain. Setiap orang punya pandangannya masing-masing,tapi jika saya memandangnya sebagai olahraga tidak ada masalah kan? Olahraga definisinya adalah "mengolah raga",bukan hanya mengolah tubuh secara fisik,melainkan jiwa karena raga adalah jiwa.

Selasa, 07 Januari 2014

Kewalahan

     Tahun 2014 saya isi dengan kegiatan yang belum terselesaikan di tahun 2013,ditambah aktifitas baru yang akan menyita banyak waktu.
  • Menulis Blog(karena sudah jadi kebiasaan,tiap malam sebelum tidur pasti menulis)
  • Belajar Grafology sampai jadi mahir. Sudah hampir 2 bulan buku pelajaran tergeletak di kamar belum terotak-atik lagi.(Motivasi kurang ditambah alasan klasik tidak ada waktu)
  • Menulis cerpen (inginnya sih buat cerpen,tapi ketika coba-coba menulis kok isinya datar-datar aja tidak ada gregetnya sama sekali. Butuh banyak belajar)
  • Mengikuti kelas yoga satu minggu minimal 5 kali (biar tubuh lebih fleksibel sekaligus membenarkan postur tubuh yang agak bongkok karena terlalu lama di depan komputer)
  • Menambah satu pekerjaan utama sebagai Supervisor (Yang ini menyita banyak waktu,tapi apa mau dikata,perut harus diisi)
  • Mendalami Forex maupun bursa saham lebih dalam lagi.(Pekerjaan yang bisa ditinggal-tinggal hanya perlu dipantau,dan mempelajari trik-triknya)
     Beberapa teman yang membaca kegiatan saya bertanya,cari pacar tidak ditulis? Belum terpikirkan,memikirkan kegiatan yang ada saja sudah kelimpungan. Semoga hingga akhir tahun 2014 kegiatan ini tetap berjalan konsisten,tidak rontok di tengah jalan.

Kamis, 02 Januari 2014

Meningkatkan Pengunjung

     Beberapa hari ini saya mencari cara untuk meningkatkan pengunjung blog. Yang sedang tren adalah SOE (Search Optimize Engine). Saya tidak akan membahas tentang SOE karena itu bukan bidang saya,Opsi lain adalah membuat tulisan yang menarik dan banyak.Hal ini lebih rasional daripada SOE menurut saya karena dioptimize sebagaimanapun kalau tidak ada isinya ya tetap saja tidak menarik,datang sekali cukuplah.
     Tulisan menarik itu luas maknanya.Minimal menarik bagi diri sendiri. Selama tulisan itu menarik orang akan datang berkunjung kembali. Kenapa harus banyak? Orang suka akan variasi topik,layaknya sebuah restoran,menu makanannya itu-itu saja orang akan bosan dan malas berkunjung. Jadi buat variasi yang banyak. Toh suatu saat ada tulisan yang laku dibaca,dan ada yang menjadi sebuah arsip kehidupan. Saya tak akan pernah  tahu mana yang akan ramai dibaca dan yang mana yang tidak. Yang penting tulis saja dahulu.
      Yang saya lakukan pada blog ini hanya menulis secara rutin. Itu saja. Pada akhirnya saya berpikir ulang tentang tujuan awal membuat blog adalah merekam ulang apa yang telah saya alami sehari-hari. Tulisan di blog adalah refleksi diri dari pemikiran yang bertebaran,daripada dilupakan saya memilih untuk menulisnya. Pembaca pun lama-lama akan datang sendiri selama saya konsisten. Setujukah anda?

Selasa, 31 Desember 2013

Resolusi Tahun Baru 2014

     Resolusi tahun baru ini semoga bukan hanya wacana dan ketika hari berganti hari maka semangat pupus perlahan lahan maka dari itu saya tuliskan agar saya selalu mengingatnya.
  • Terus bekerja sesuai passion/gairah hidup
  • Terus menulis baik di blog maupun media cetak
  • Lulus dari ISHA (International School Handwriting Analysis) dengan Nilai A
  • Berolahraga minimal 4 kali dalam seminggu
  • Terus menggali potensi diri yang masih terpendam (bukankah hidup ini harus terus mengeksplorasi diri?)
Apa resolusi tahun baru anda?

Rabu, 16 Februari 2011

Kenapa Beo Philosophy ?

Philosophy / Filsafat = cinta kebijaksanaan.

Kenapa beo? Beo itu peniru dan nickname saya.

Apa yang ditiru? Gaya berpikir para filusuf dalam bertutur.Dalam penulisannya tidak hanya memberikan jawaban melainkan menyodorkan  pertanyaan yang semakin dalam dan masing-masing personal menjawab dengan berbeda tanpa batas benar atau salah melainkan abu-abu

     Disini saya  ingin menulis hal yang menggelitik,kritis,bahkan yang dianggap tidak penting bagi banyak orang. Bukankah filsafat itu tong sampahnya ilmu pengetahuan?