Tampilkan postingan dengan label Pengembangan diri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengembangan diri. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 Juni 2015

Memaksakan Tubuh atau Memanjakan Tubuh ?

     "Dengarkan suara tubuh anda,jangan memaksakan tubuh,tetapi jangan pula memanjakan tubuh, menyebabkan kita tidak mampu mengukur batas ambang tubuh".Bingung memahaminya? Perlu waktu untuk mencerna kata per katanya.
      Kalimat tersebut membuat saya teringang akan kalimat pengharapan. Mengetes ambang batas tubuh kita sendiri sampai titik maksimal. Seringkali kita berhenti padahal masih dapat diupayakan, lebih memilih menyerah daripada bertahan lebih lama. Seringkali saya berdalih ini sudah ambang batas saya,aku sudah tidak sanggup padahal belum tentu,terkadang limit tubuh kita sendiri tidak mengetahuinya. Ketika melampaui ternyata bisa,seperti pemecahan rekor demi rekor yang terjadi baik dalam olahraga maupun bidang ilmu pengetahuan.
     Apakah limitnya? Tidak terbatas. Jika tidak tentu manusia tidak akan meciptakan rekor demi rekor baru bukan ?
     Apakah saya terlalu memanjakan diri? Bisa saja,toh saya tidak pernah menempuh sesuatu yang terlalu ekstrem,saya memilih menjadi suam-suam kuku karena takut cedera,baik fisik maupun mental. Harus mampu melakukan terobosan dalam hidup. Sanggup? Saya belum mencoba jadi belum bisa menjawab. Optimis? Sudah wajib hukumnya, Jika tidak untuk apa melakukannya? Banyak orang yang sukses karena tidak menyerah,dan tidak memperdulikan ucapan nyinyir orang sekelilingnya. Jadi seharusnya itu layak untuk ditiru. Permasalahannya di tahap mau atau tidak untuk berupaya semaksimal mungkin?

Sabtu, 28 Maret 2015

Tips Membeli Properti

Kekonyolan sering terjadi ketika seseorang hendak membeli rumah. ini beberapa tips dari saya ketika anda akan membeli rumah.
  • Uang. Pastikan anda memiliki uang yang cukup, Uang menjadikan penentu dalam membeli properti. Rata-rata untuk pembelian rumah baru membutuhkan uang muka sebesar 30% . Yang dapat diangsur beberapa kali tergantung kebijakan developer. Apabila anda membeli rumah second tentu bisa KPR atau cash keras,hanya anda yang mengetahui kemampuan untuk membeli bukan?
  • Lokasi. Setiap orang memiliki lokasi yang mereka idam-idamkan,tetapi ingat bahwa uang menentukan segalanya. Jangan mengharapkan anda memiliki rumah tengah kota dengan harga pas-pasan. Seperti minta spec rumah 2 lantai,depan jalan raya,tanpa banjir,tidak bising,anti macet,dekat dengan tol,dekat dengan mall dan berbvagai macam keinginan llainnya dengan budget hanya 1 miliar rupiah di kota Jakarta. Anda akan ditertawakan secara tidak langsung.
  • Jangan menunda. Ingat semakin anda menunda maka harga properti akan semakin naik. Populasi manusia di bumi ini semakin meningkat dan kebutuhan akan tempat tinggal pun akan meningkat. Harga sekarang dengan harga satu tahun kedepan tentu akan berbeda.
  • Jangan terlalu banyak memilih. Semakin anda berkeliling dari satu properti ke properti satunya anda bukan semakin yakin untuk membeli tetapi akan semakin dipusingkan dengan banyaknya pilihan yang ada. Dan pada akhirnya anda memutuskan untuk tidak membeli.
  • Pilihlah rumah sesuai karakteristik anda.  Apabila anda suka akan tanaman,tentu memiliki pekarangan yang luas akan menyenangkan bagi anda,tetapi bagi yang tidak menyukainya tentu akan menyiksa anda dalam membersihkannya bukan?
     Kesimpulan. Tidak ada rumah yang 100% ideal bagi anda,kecuali anda membangunnya dari tanah. Yang terpenting dari rumah adalah sebuah tempat untuk berteduh,dimana anda bisa berkumpul bersama keluarga tempat untuk melepas lelah setelah bekerja seharian. Tidak ada tempat yang lebih nyaman darpada rumah sendiri. Ruang dimana kita bisa berekspresi dan menjadi diri sendiri.

Senin, 09 Maret 2015

Tantangan Dalam Membuka Rumah Makan Bagian 1

     Banyak orang dengan ringannya berkata bahwa bisnis makanan adalah bisnis  berLABA besar. Padahal tantangannya tidaklah mudah. Ini adalah pengalaman saya dalam mengelola usaha makanan berbasis ayam.

Bahan Mentah.
      Dalam memasak tentu bahan mentah seperti ayam beserta jeroan seperti hati,ampela,usus serta aneka macam bumbu seperti cabai,merica,lada,minyak goreng,daun kemangi,kecap,ketimun,jeruk nipis.  Barang-barang diatas adalah barang wajib ada untuk berdagang. Pernah membayangkan ketika harga cabai meroket? Menjadi 100.000 rupiah/kg. Atau suply ayam mendadak langka? Barang semacam ini pun sangat riskan,terlalu lama disimpan bahan menjadi rusak,walaupun di freezer. Bahan pangan sangat rentan,apalagi jika terlalu lama disimpan baik di lemari es,ataupun dibiarkan begitu saja.

Cara Penanggulangan.
     Membuat stok opname. Buat data statistik akan banyaknya penggunaan bahan,dan perkiraan waktu habis. Tidak bisa 100% tepat,tapi amat membantu dalam menakar perputaran barang. Untuk rumah makan sederhana tentu hal tersebut tidaklah terlalu sukar. Jika anda tidak mengerti cara membuat stok opname,mintalah bantuan kepada teman anda yang bekerja  pada perusahaan keuangan atau bekerja pada bidang administrasi untuk mengajari anda.
     

Rabu, 28 Januari 2015

Kerja Keras = Sukses ?

     Kerja keras selalu dibayar pantas. Apakah hanya faktor kerja keras yang membuat seseorang sukses? Ada faktor X yang bergerak.  Faktor X bagi saya adalah Tuhan. Karena keberuntungan pun ada sumbernya bukan?

Senin, 26 Januari 2015

#Quotes

Hidup ini hanya permasalahan MAU atau TIDAK !

Bukan masalah BISA atau TIDAK !

Senin, 14 Juli 2014

Tanda dan Solusi Penderita Depresi

Ciri-ciri:

  • Dada bergetar,keringat dingin dan kebelet BAB(buang air besar) karena peningkatan kerja saraf otonom saat depresi
  • Saat depresi,orang mudah kaget lantaran waspada yang berlebihan
  • Hampir semua orang yang bertipe perfeksionis alami depresi
Solusi :

  • Sadari bahwa pekerjaan apapun bisa membuat depresi
  • Rilekskan diri dengan berlibur,turunkan tingkat keparahan depresi
  • Sadari kemampuan diri,kenali kepribadian dan cintai pekerjaan membantu mencegah depresi
Sumber dr. Agustina Konginan SpKJK
Jawapos tangal 21 Juni 2014

Jumat, 23 Mei 2014

Perbedaan Dokter,Doktor,dan Profesor


  • Dokter (dr.)tergolong knowledge worker,pengguna ilmu atau knowledge consumer. Kehormatannya diukur dari standard practice dan standard ethical di ruang praktek.
  • Doktor (Dr.)adalah knowledge producer,bukan knowledge consumer. Kehormatannya diukur dari besarnya produk keilmuan.Doktor berarti seseorang menyerahkan seluruh hidupnya demi keilmuan dan kebenaran.Hidupnya sepenuhnya di laboratorium untuk terus meneliti,menemukan hal baru.Tak ada kerja praktis
  • Profesor (Prof.) adalah akademisi paripurna yang kredibilitasnya telah teruji.

Kamis, 17 April 2014

Peraturan Pemerintah Tentang Waralaba

     Bisnis Franchise kini semakin menjamur di Indonesia,banyak peluang yang terbuka bagi orang-yang tertarik untuk berinvestasi di dalamnya. Supaya para investor tidak mudah ditipu tertipu maka pemerintah Indonesia mengeluarkan Peraturan Pemerintah no 42 Tahun 2007 tentang Waralaba.

6 Persyaratan yang harus dipenuhi pelaku usaha waralaba

  1. Terbukti memberi keuntungan
  2. Memiliki ciri khas
  3. Memiliki stardar operasional
  4. Usahanya mudah ditransfer
  5. Dimonitor oleh pemilik Waralaba
  6. Mengantongi Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI)
     Banyak orang tidak memahami akan hal tersebut,asal membeli franchise,dan mengharapkan keuntungan. Untuk mendirikan Waralaba membutuhkan waktu 3 tahun,dan pemerintah sekarang mengkaji agar waktu 5 tahun baru seseorang dapat dijadikan waralaba.
     Semoga tulisan ini bermanfaat.

Kamis, 10 April 2014

Berbuat Kebaikan

     Perlukah membanggakan kebaikan? Suatu ketika saya ditanya kebaikan apa yang telah saya lakukan selama 1 minggu ini? Saya tidak bisa menjawabnya. Sekecil apapun itu cobalah untuk mengingatnya. Saya tidak bisa mengingatnya. Dan teman saya berkata saya meminjamkan gitar ke dia,buat saya itu bukanlah suatu kebaikan,it's not a big deal,sepele,tak perlu dipublikasikan,digembar-gemborkan.
     Jangan membanggakan kebaikan,ada orang yang ketika melakukan sesuatu,mengharapkan dibantu kembali pada saat ia meminta bantuan. Tidak semua orang akan berlaku seperti itu ,tidak semua orang sama. Jika membantu tanpa pamrih berarti tidak perlu diingat-ingat,jika melakukan kesalahan terhadap orang lain baru ingatlah seumur hidup untuk dijadikan pelajaran.
     Jikalau memuji,janganlah memuji diri sendiri,biarkan orang lain yang memuji,sehingga tampak tulus anda dalam melakukan segala sesuatu,ketika anda menggembar gemborkan kebaikan yang telah anda lakukan sebenarnya anda itu pamrih,baik sadar maupun tidak.
     Kebaikan itu walaupun kecil tetaplah kebaikan. Bagi kita mungkin itu hal sepele,tapi bagi yang kita tolong mungkin itu besar artinya. Sepele tapi bisa berdampak besar,itulah yang kita harapkan. Pepatah berkata ketika tangan kanan memberi jika perlu tangan kiri tidak perlu tahu. Orang lain tahu akan kebaikan kita,apa yang anda harapkan? Sanjungan dari orang lain? Jika benar bertobatlah anda segera.
     Seperti acara partai politik,jika butuh dukungan rakyat menolong dimana-mana. Jangan sampai ada udang di balik batu,saya percaya bahwa masyarakat semakin sadar akan realita yang terjadi.Tidak menutup mata. Jika tidak ada kepentingan apa gunanya parpol berbagi segala sesuatunya. Apakah itu bukannya pamrih?

Rabu, 26 Maret 2014

Peluang Bisnis Bagus. Ada atau Tidak sih?

     Jika anda bergaul dengan para pengusaha,maka akan selalu ada percakapan seperti ini.
"Ada bisnis apa nih?"
"Belum ada pandangan nih.Kalau kamu?"
"Belum juga,bingung mau bisnis apaan."
"Sama dong."

     Percakapan diatas adalah percakapan standar menjurus membosankan. Padahal banyak peluang yang tersedia. Contoh sederhana,membuka makanan pada malam hari hingga subuh. Sepi pesaing pangsa pasarnya besar. Ingin lihat contoh kongkritnya? McD,selalu tampak ramai tak perduli waktu sudah larut malam.
     Suatu saat ada teman bertanya kepada saya,bisnis apa ya enaknya? Ketika saya menyebutkan segala macam jawaban,pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana keuntungannya? Ini yang susah dijelaskan mengenai keuntungan,semua ingin langsung menghasilkan,tanpa melalui proses,ingin langsung untung,tanpa proses rugi,dan kalau bisa untungnya langsung besar.
     Ketiga,nanti ujungnya tetap tidak dilaksanakan,melakukan kegiatan seperti biasanya,dan basa-basi pertanyaan diatas akan terulang kembali. Bisnis itu bukan hanya mencari uang yang besar,mengingat jaman saya SMA dahulu,booming MLM,kemudian asuransi,sekarang Properti,seakan mengikuti arus yang ada,hanya mengejar uang semata,ketika sudah tidak menghasilkan maka sudah tinggalkan saja. Daya juangnya tidak ada.
     Peluang itu selalu ada,asal kita mau peka terhadap lingkungan,percakapan terhadap orang-orang,seperti rumah makan pada malam hingga dini hari,karena saya selalu mengalami kesukaran ketika mencari makan pada tengah malam. Yang ada ya McD itu saja. Ada pula reseller matras yoga,di Indonesia hanya ada beberapa penjualnya,tetapi peminatnya banyak sekali,itu saya saksikan sendiri.
     Dan tahukah anda bahwa banyak peminat akan investasi dengan keuntungan yang menggiurkan maka menjamurlah usaha money game? Perusahaan tersebut menjawab kebutuhan akan keuntungan yang besar. Walau resiko hilangnya pun besar,tanpa mengerti jalur pendistribusian uang dan sistem,tidak ada orang yang menjamin.

     Mengutip perkataan Bob Sadino. "Dikasih peluang usaha,jawabnya tidak punya uang,sudah punya uang,bingung mau bisnis apa,sudah ada bisnisnya bingung marketingnya,kalau seperti itu mati aja deh."
      Apa bisnis yang Bagus? Bisnis yang bagus adalah bisnis yang DIBUKA,bukan dipertanyakan terus !!!

Minggu, 16 Maret 2014

Kelakuan Orang Jika Ditagih Hutang

     Pernah menagih hutang ? Sebagai mantan pegawai koperasi saya sedikit banyak menemukan kesamaan tahap-tahap kelakuan orang apabila ditagih hutang. Inilah pengalaman saya.
  • Pura-pura lupa. Ini yang paling sering saya jumpai. Lupa,jawaban klasik yang tidak bertanggung jawab. Bagaimana seseorang bisa melupakan tanggung jawabnya? Atau karena terlalu menyepelekannya. Seperti biasa,demi uang apapun akan dilakukan,ketika uang sudah didapat,maka lupa pun menjadi sebuah kewajaran.
  • Tahap dua. Berjanji akan membayar,menunda pembayaran biasanya akan dilakukan,dengan membuat janji baru dan akan segera membayarnya.
  • Tahap ketiga,jika tahap ini terjadi ini adalah lampu kuning bagi siapapun yang memberi hutang. Ditelpon tidak diangkat,di SMS tidak membalas,jika pelaku adalah rekan sekantor,ia akan berusaha menghindar,tidak ingin berpapasan muka,ketika didekati wajah cemberut akan dihadapi para penagih,memberi kode untuk jangan menagih. Pilih uang atau pilih teman?
  • Di sela antara tahap ketiga dan akhir ada sebuah jeda,yaitu yang terhutang berkata tidak mempunyai uang,pasrah,rela diperlakukan seperti apapun,menjual segala aset jika hutang dalam jumlah besar. Tahap ini sang penagih tidak boleh menggunakan nurani. Karena uang tidak pernah mengenal rasa kasihan,yang penting uang kembali.
  • Tahap akhir atau kronis. Menghilang dari peredaran kantor ataupun rumah. Istilahnya orang tersebut tidak diketahui dimana rimbanya. Karena tumpukan hutang,tidak kuat menghadapi tekanan hidup,maka melarikan diri adalah jalan terakhir yang ditempuh,terkadang menyedihkan ketika menyaksikan sang istri dan anak yang tertekan karena hutang yang umumnya para suami lakukan.
     Inilah realitas kehidupan,terkadang orang tidak mengetahui sisi lain sebuah kehidupan,ada yang memandang dunia itu semuanya indah,tetapi tidak semua hal itu indah,dan inilah salah satu kegelapan yang saya temui. Semoga bermanfaat.

Sabtu, 15 Maret 2014

Tips-tips Berhutang

     Pada tulisan kemarin saya menulis tentang bagaimana memberi hutang perseorangan,sekarang saya coba menulis bagaimana bagaimana berhutang yang baik.
  • Pastikan anda membayar tepat waktu. Banyak orang meremehkan akan hal ini dengan menunda pembayaran,walau sehari atau dua hari,hal tersebut membuat citra anda jelek. Dalam berhutang ucapan anda akan selalu menjadi acuan orang yang memberi anda pinjaman.
  • Pikirkan cara anda membayar ketika anda berhutang. Banyak orang memilih jalan singkat untuk memenuhi keinginannya melalui berhutang. Contoh Kartu Kredit. Jangan berkata pembayarannya kan masih bulan depan,maka dipikirkan bulan depan. Sebaiknya dipikir pada saat anda mulai mengesek kartu.
  • Sebisa mungkin pinjam uang tanpa bunga atau riba. Bunga,sedikit banyak menambah beban ketika anda membayar hutang anda. Kecuali anda berbisnis yang membutuhkan modal yang cukup besar maka hal tersebut tidak dapat dihindarkan.
  • Gali lubang tutup lubang sangat ditabukan. Hutang untuk menutup hutang yang lain. Biasanya hal tersebut membuat citra anda semakin buruk,karena berhutang selalu menjadi bahan pembicaraan bagi siapapun,tidak perduli teman atau saudara,maupun keluarga besar.
  • Sebisa mungkin jangan berhutang. Cukupkanlah apa yang ada di dalam dompet anda. Sadari kemampuan anda dalam melakukan segala sesuatu,karena sekarang dunia mengajak anda untuk menjadi semakin konsumtif.

Jumat, 14 Maret 2014

Tips memberi Hutang

Anda suka memberi hutang kepada temanm,rekan sekerja,sahabat ataupun saudara?Ini adalah tips ketika anda memberi hutang.
  • Pastikan anda rela kehilangan uang tersebut. Pertimbangkan kemungkinan terburuknya bahwa mereka tidak dapat membayar.
  • Pakailah uang pribadi. Jangan menggunakan kartu kredit,BPKB kendaraan,atau berhutang kepada orang lain untuk memberi hutang,karena anda berhadapan dengan pihak ketiga ketika ada permasalahan atau macet bayar.
  • Pastikan uang dingin. Alias dana tidak terpakai,bukan uang yang dipersiapkan untuk uang sekolah anak,biaya pernikahan,uang untuk kebutuhan sehari hari.
  • Jika anda akan memberi hutang dalam nominal cukup besar,cobalah berkonsultasi kepada istri,rekan kerja yang lain, siapa tahu mereka dapat memberi gambaran kondisi keuangan orang bersangkutan. Minimal anda mengetahui track record orang tersebut.
Catatan terakhir dari saya : jika menyangkut uang masalah persaudaraan,pertemanan ataupun rekan bisnis bisa menjadi retak,jadi pertimbangkan masak-masak segala sesuatu yang berhubungan dengan uang.

Sabtu, 01 Maret 2014

Komunitas

     Punyakah anda komunitas? Komunitas bisnis,olahraga semacam bersepeda,yoga,sepakbola, maupun komunitas yang berbau spiritual.
     Apa pentingnya memiliki komunitas? Komunitas mendukung seseorang menjalankan aktifitas. Contoh ketika anda memiliki komunitas,anda tidak merasa sendirian,anda memiliki banyak teman untuk membantu ketika anda tidak bersemangat. Akan ada yang memberi dukungan,untuk tidak patah semangat dan terus melaju dalam melakukan aktifitas tersebut.
     Jika diibaratkan adalah kayu jika dibakar hanya sebatang maka tak lama ia akan padam,bandingkan dengan kayu yang berjumlah besar dibakar,ia akan menjadi api unggun yang tak mudah padam,walau cuaca tidak bersahabat dan mampu menghangatkan hingga waktu yang lama.
     Tidak penting apa yang anda lakukan,anda hanya perlu untuk menemukan komunitas untuk mendukung anda,selama dalam koridor positif. Komunitas yang baik adalah yang tidak pelit untuk berbagi ilmu,terbuka kepada semua orang,dan saling mendukung.
     Komunitas yang bertahan lama rata-rata karena memiliki tujuan yang sama,contoh seperti komunitas CG (Connect Grup) atau biasa disebut komsel( komunitas sel) yang saya jalani. Komunitas tersebut bertujuan untuk mengembangkan sisi spiritual,pendalaman akan materi. Disitu dapat berbagi pengalaman yang dialami,bukan hanya sekedar bercakap-cakap sederhana,sekedar basa-basi yang membosankan. Terbuka akan permasalahan yang terjadi,siapa tahu ada yang bisa memberi masukan atau pendapat. Dan memberi dukungan dalam menghadapi suatu tantangan.
     Masih belum terpikirkan memiliki komunitas? Yuk mulai sekarang kita belajar berkomunitas. Toh tak ada ruginya menjalin persahabatan.

Kamis, 27 Februari 2014

Menjadi Karyawan yang Menonjol

     Sebagai pecinta buku,saya sering bolak-balik ke toko buku untuk mencari buku terbaru. Satu hal yang menarik adalah ada satu karyawannya yang menyukai buku, pengetahuannya luas akan buku beserta penerbit dan pengarangnya. Begitu detail.
     Saya suka sekali bercakap-cakap dengannya,karena referensi yang diberikan bagus, disamping pelayanannya yang sigap. Bagi saya itu adalah nilai plus yang tidak semua orang bisa berikan.Orang tersebut benar-benar bekerja sesuai dengan minatnya. Bayangkan saja penggemar buku bisa bekerja di toko buku dan membaca buku secara gratis. Ya benar,anda tidak salah membaca.Gratis! Karena biasanya penerbit memberikan buku sampel untuk dibaca para karyawan.
     Berapa banyak orang yang hidup dan bekerja sesuai dengan minatnya seperti contoh di atas? Hanya anda sendiri yang bisa menjawabnya.
     Bayangkan jika anda bukan seorang pengemar buku,dan harus berkutat dengan berbagai macam judul buku,pengarang,penerbit setiap harinya. Sanggupkah anda? Saya sih senang-senang saja. Salah satu cita-cita saya memiliki toko buku,agar bisa baca buku gratis. Tidak perlu beli lagi,dan selalu up to date dengan perkembangan buku. Walau nasib buku fisik banyak yang bilang akan habis tergantikan dengan electronic book.
     Lanjut ke kisah karyawan toko tersebut,akhirnya ia memutuskan keluar dari pekerjaannya. Saya tidak tahu ia kemana,tetapi sungguh sangat disayangkan dengan kualitas yang begitu baik ia harus keluar dari situ. Bagi saya sebagai konsumen cukup kehilangan karena penggantinya tidak sepadan,ketika ditanya mengenai buku apa yang bagus tidak ada yang bisa menjawab selugas orang tersebut. Pekerjaan boleh saja sama tetapi semangat untuk melakukan pekerjaan yang berbeda.
     Semangat tidak bisa timbul dari luar diri melainkan dari dalam diri. Inisiatif,kemampuan menalar,dan mencintai pekerjaan akan membuat seseorang tampak menonjol dimanapun seseorang ditempatkan.

Selasa, 04 Februari 2014

Asumsi atau Dugaan

     Suka berasumsi? Jangan suka berasumsi. Karena asumsi adalah proses belajar paling rendah.

Kenapa asumsi membahayakan ?
  • Akan membawa kesimpulan tindakan,keputusan salah yang belum tentu benar.
  • Banyak menggunakan perkiraan daripada kenyataan
  • Akan menimbulkan kekacauan dalam berkordinasi,bayangkan dalam rapat ketika para pesertanya tidak paham,tidak mau bertanya malah membuat asumsi sendiri-sendiri.

Selasa, 14 Januari 2014

Rasa Layak

"Tuhan tidak akan memberikan sejilat ice cream tanpa hendak memberikan anda memakan seluruhnya."

       Pernahkah berpikir ketika berhadapan dengan orang tua kita,kita hanya diberi sesuap saja,tanpa hendak memberikan seluruh ice creamnya? Kalimat ini bermaksud untuk mencoba sedikit,untuk mengetahui rasanya dan belajar menikmatinya. Milikilah rasa layak akan banyak hal. Bukan dengan berkata "it's not my cup of my tea."
     Rasa layak akan menuntun kita. Contoh :pelayanan di Citibank dan BCA. Di Citibank sebagai pemilik rekening saya memiliki akses yang membedakan pemilik rekening yang menyetor dengan karyawan yang diutus oleh pemilik rekening. Di Citibank saya tidak perlu melewati antrian yang begitu panjang .Dari situ saja saya merasa ada perbedaan atas kelayakan itu sendiri. Bandingkan dengan BCA,yang harus antri panjang tanpa membedakan pemilik atau bukan melainkan nominal yang dimiliki oleh nasabah BCA.
       Milikilah rasa layak untuk memiliki sesuatu yang lebih,tidak membatasi diri dengan berbagai alasan.Jangan pernah merasa diri tidak layak.

Senin, 13 Januari 2014

Tips Hidup Berkelimpahan

1 never stop learning / Jangan pernah berhenti belajar
2. don't compare yourself with other/ Jangan membandingkan diri anda dengan orang lain
3.never doubt God / Jangan pernah mempertanyakan Tuhan
4.never give up to try / jangan pernah menyerah untuk mencoba

Minggu, 12 Januari 2014

Mengubah Kesalahan Menjadi Berkat

  • Hidup tanpa penyesalan. Jangan pernah menyesali apa yang telah terjadi,jadikan itu pelajaran untuk menghadapi masa depan. 
  • Mengampuni kesalahan yang telah terjadi. Jangan hanya mencoba untuk melupakannya,karena apabila kejadian tersebut terulang kembali,emosi negatif,kemarahan,akan meledak. Dengan mengampuni menandakan kita telah berdamai dengan masa lalu. Dan melalui cara menyikapi kita akan belajar menjadi lebih bijak.
  • Tuhan sanggup mengubah kesalahan menjadi berkat. Banyak orang tidak mempercayai akan statement ini. Tapi jika anda mencoba merenungkan masa lalu,berapa banyak kesalahan yang akhirnya menjadi berkat? Jangan hanya berkutat di masa sekarang,tetapi pandanglah hingga jauh ke depan,hingga suatu saat ketika anda menengok ke belakang anda dapat tersenyum akan kesalahan yang terjadi. Kesalahan itu dapat diceritakan kepada orang lain sehingga mereka tidak jatuh ke kesalahan yang sama. Siapa yang tahu bahwa hal itu dapat menjadi berkat untuk orang lain.
  • Lakukan yang terbaik. "Apapun yang kamu perbuat,perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia." Tahukah anda ketika anda melakukan sesuatu untuk Tuhan maka anda akan berusaha dengan maksimal dan apapun hasilnya anda "puas" karena telah berusaha dengan maksimal.

Rabu, 08 Januari 2014

Cara Mendidik Anak Soal Keuangan

Topik ini saya dapat  ketika mengikuti sebuah seminar di Surabaya:
  1. Menjadi teladan soal keuangan. Tahukah anda bahwa anak meniru dari orang tua? Orang tua adalah role model. Anak mempelajari apa yang orang tua lakukan. Bukan apa yang orang tua ucapkan.Jangan sampai mereka meniru kelakuan beli dulu baru lapor pay now worry latter
  2. Ajari soal kehidupan (perspektif keuangan). Berilah pengertian bahwa uang itu diperoleh dari sebuah upaya,bukan tanpa usaha.
  3. Belajar bertanggung jawab. Ajarkan anak ketika sudah mengerti mengenai uang,berikan mereka uang saku mingguan atau bulanan,bukan harian agar mereka mampu mengelola apa yang mereka miliki dalam jangka waktu tertentu,sehingga mereka dapat belajar bertanggung jawab.
  4. Belajar menunda kepuasan. Berikan pengertian anak mengenai perbedaan antara kebutuhan dengan keinginan. Kebutuhan itu sifatnya sesuatu yang dibutuhkan secara mendesak,dan apabila tidak terpenuhi dapat mempengaruhi kehidupan,sedangkan keinginan adalah sesuatu hal yang bersifat untuk memenuhi kepuasan pribadi,sesuatu yang sifatnya belum tentu dibutuhkan.