Rabu, 09 Oktober 2013

Happiness Is The Combination Of Pleasure & Meaning

          Bahagia hakiki hanya terjadi apabila merasakan kenikmatan bekerja,keasyikan berkarya & kebanggaan berkontribusi.Pahami karier ,maka pemilihan pekerjaan juga akan dilakukan dengan penuh kesadaran dan sukacita. Apapun status anda; Karyawan tetap,kontrak,freelance,entrepreneur-semua berpeluang menjadi Happy Factory anda

The ultimate U page 173 
by Rene Suhardono

Just for Laugh...


A reply from CEO of J.P. Morgan to a pretty girl seeking a rich husband
 
A young and pretty lady posted this on a popular forum:

Title: What should I do to marry a rich guy?

I’m going to be honest of what I’m going to say here.
I’m 25 this year. I’m very pretty, have style and good taste. I wish to marry a guy with $500k annual salary or above.
You might say that I’m greedy, but an annual salary of $1M is considered only as middle class in New York.
My requirement is not high. Is there anyone in this forum who has an income of $500k annual salary? Are you all married?
I wanted to ask: what should I do to marry rich persons like you?
Among those I’ve dated, the richest is $250k annual income, and it seems that this is my upper limit.
If someone is going to move into high cost residential area on the west of New York City Garden(?), $250k annual income is not enough.
I’m here humbly to ask a few questions:

1) Where do most rich bachelors hang out? (Please list down the names and addresses of bars, restaurant, gym)
2) Which age group should I target?
3) Why most wives of the riches are only average-looking? I’ve met a few girls who don’t have looks and are not interesting, but they are able to marry rich guys.
4) How do you decide who can be your wife, and who can only be your girlfriend? (my target now is to get married)
Ms. Pretty

A philosophical reply from CEO of J.P. Morgan:

Dear Ms. Pretty,
I have read your post with great interest. Guess there are lots of girls out there who have similar questions like yours. Please allow me to analyse your situation as a professional investor.
My annual income is more than $500k, which meets your requirement, so I hope everyone believes that I’m not wasting time here.
From the standpoint of a business person, it is a bad decision to marry you. The answer is very simple, so let me explain.
Put the details aside, what you’re trying to do is an exchange of “beauty" and “money" : Person A provides beauty, and Person B pays for it, fair and square.
However, there’s a deadly problem here, your beauty will fade, but my money will not be gone without any good reason. The fact is, my income might increase from year to year, but you can’t be prettier year after year.
Hence from the viewpoint of economics, I am an appreciation asset, and you are a depreciation asset. It’s not just normal depreciation, but exponential depreciation. If that is your only asset, your value will be much worse 10 years later.
By the terms we use in Wall Street, every trading has a position, dating with you is also a “trading position".
If the trade value dropped we will sell it and it is not a good idea to keep it for long term - same goes with the marriage that you wanted. It might be cruel to say this, but in order to make a wiser decision any assets with great depreciation value will be sold or “leased".
Anyone with over $500k annual income is not a fool; we would only date you, but will not marry you. I would advice that you forget looking for any clues to marry a rich guy. And by the way, you could make yourself to become a rich person with $500k annual income.This has better chance than finding a rich fool.

Hope this reply helps.

signed,
J.P. Morgan CEO

Selasa, 08 Oktober 2013

Tujuan hidup part 1

            Beberapa hari ini pikiran disibukan dengan pertanyaan ini. "Harus ngapain ya?" Ada sesuatu yang kurang.Rutinitas yang membosankan,tidak ada sesuatu yang "WAH",kecuali urusan kerjaan dan karyawan.
            Semenjak baca buku karya Rene Suhardono dengan judul "Your Journey to be the Ultimate U" hati ini selalu bertanya apa sih passion aku? 1 Hal yang tidak pernah lepas dari diriku adalah membaca,novel,koran,tabloid,buku fiksi maupun non fiksi. Apapun itu yang berhubungan dengan tulisan. Bagi beberapa orang baca itu bikin ngantuk. Ada yang bilang saya "freak" buku,padahal yang lebih gila lagi masih jauh lebih banyak. Tapi dengan membaca apa yang bisa saya dapatkan? Sebenarnya banyak hal bisa dapatkan dimulai dari banyak kosakata baru yang didapat baik bahasa indonesia ataupun inggris. Sastra mandarin saya engga belajar,karena udah merasa rumit duluan dan membutuhkan tingkat keseriusan tingkat tinggi. Kalau belajar setengah-setengah tidak akan berhasil. Gara-gara suka baca jadi suka risih kalau melihat tulisan yang disingkat-singkat maupun tulisan gaul yang kadang ga ada maknanya sama sekali.
           Kalau menurut "Purpose Driven Life" karya Rick Warren hidup ini bukan tentang SAYA.Hidup ini tentang TUHAN. mungkin ada benarnya tulisan di buku itu. Kita bukanlah pusat kehidupan. Tetapi Tuhanlah pusat kehidupan. Semua itu kembali lagi ke Tuhan. Tuhan menciptakan manusia secara unik. Tidak ada satupun manusia yang sama persis. Tapi itu menurut pandangan secara agama,saya mencari lagi yang lebih detail. APA YANG MEMBUAT SAYA  BENAR-BENAR HIDUP?
          Di buku karya Rene saya menemukan jawabannya. Yaitu Passion/hasrat yang diberi penjelasan adalah segala hal sangat,sangat,sangat diminati,sehingga tidak pernah terpikir untuk tidak mengerjakannya.
         Sementara ini tulisan ini akan lanjutkan esok hari. Sudah jam 12 malam,mata sudah agak perih di depan computer terlalu lama..

Sabtu, 05 Oktober 2013

Just a simple quote

If you are not willing to learn, no one can help you

If you are determined to learn,no one can stop you

Jumat, 04 Oktober 2013

Pola Pikir Manusia

Orang sombong berpikir bahwa dirinya lebih dari yang sebenarnya

Orang minder berpikir bahwa dirinya kurang dari yang sebenarnya 

Orang yang rendah hati berpikir bahwa dirinya sama seperti yang sebenarnya

Selasa, 01 Oktober 2013

Definisi Diplomasi

Diplomasi adalah melakukan dan mengatakan hal yg paling pahit dengan cara yang paling manis

-Isaac Goldberg-

Senin, 30 September 2013

Laki-Laki Itu Maunya Apa?

1. Mengetahui apa yang diinginkan orang lain dari kita adalah jalan menuju pribadi yang diinginkan.

2. Wanita ingin memiliki keseluruhan hidup laki-laki.

3. Navel gazing = Memandangi puser. Laki-laki lemah selalu memandangi puser. Mengeluh dan menyalahkan segala sesuatu kecuali dirinya.

4. Aku laki-laki, sedihku pendek, bahagiaku panjang.

5. Orang kecil dilemahkan oleh kekecewaannya. Orang hebat dikuatkan oleh kekecewaannya.

6. Peliharalah harapan yang tinggi, dan jagalah kekecewaan Anda pendek.

7. Laki-laki tidak suka melihat wanita lebih hebat darinya. Tapi jika dia ikhlas, wanita adalah yang akan menghebatkannya.

8. Saya tidak anti poligami, tapi saya tidak akan berpoligami, karena itu melanggar konsep keadilan saya.

9. Kekecewaan adalah perintah untuk memperbaiki diri, agar tidak dikecewakan lagi.

10. Jangan jadi orang yang kebahagiaannya ditentukan oleh tanggal. Tanggal muda happy, tanggal tua galau.

11. Laki-laki memang suka berpetualang, sedangkan wanita menyukai kemapanan. 
 Sumber: Mario Teguh Golden Ways

Minggu, 29 September 2013

Miracle in Cell No. 7 Review

           Baru selesai nonton film ini,biasanya walaupun saya tidak terlalu suka dengan drama,apalagi produksi korea. Tapi yang satu ini memang layak tonton untuk keluarga. Rating (9/10) dikarenakan acting Kal So- Won yang begitu menawan.I LOVE THIS DRAMA.....


Seorang ayah ( Ryoo Seung - Ryong ) , yang cacat mental , tapi mencintai putrinya. adalah tersangka kejahatan atas pembunuhan seorang anak kecil dan dikirim ke penjara . Kemudian, putrinya Ye - Seung ( Park Shin Hye) , yang adalah seorang mahasiswa sekolah hukum , bekerja untuk membuktikan dia tidak bersalah . 
         Cerita ini dimulai pada tahun 1997 , Yong - Goo hidup bahagia bersama putrinya Ye - Seung ( Kal So- Won ) , meskipun ia memiliki kecerdasan seorang anak . Mereka berhenti di sebuah toko mainan  untuk  melihat sebuah ransel Sailor Moon yan berwarna kuning,yang ia harap untuk diberikan kepada putrinya . Suatu hari , mereka melihat bahwa tas  ransel itu tersisa satu di toko itu. Dan telah dibeli oleh seorang. Keesokan harinya , gadis yang membeli ransel melihat Yong - Goo bekerja di tempat parkir . Dia mengatakan kepadanya bahwa dia tahu toko lain yang menjual tas punggung yang sama . Yong- Goo mengikuti gadis itu. Beberapa saat kemudian, gadis itu terbaring di tanah tak sadarkan diri dan Yong - Goo sedang mencoba untuk melakukan CPR . Seorang wanita berjalan melewati dan menelepon polisi .Yong- Goo dituduh menculik dan pembunuhan . Ayah dari gadis yang mati juga Kepala Badan Kepolisian Nasional . Yong- Goo diberikan hukuman mati dan dipenjara .  
         Di penjara , Yong - Goo berbagi sel penjara dengan lima narapidana lainnya . Suatu hari , Yong - Goo menyelamatkan kehidupan teman satu selnya Jadi Yang - Ho ( Oh Dal - Su ) dari penjara pemimpin geng saingan. Jadi Yang - Ho kemudian menawarkan untuk membantu Yong - Goo dengan cara apapun yang dia bisa untuk membalas budi . Yong- Goo menceritakan Jadi Yang - Ho bahwa ia ingin melihat putrinya Ye - Seung . Kelima narapidana kemudian berencana untuk membuat keajaiban terjadi .

Sabtu, 28 September 2013

Karyawan vs Pengusaha

     Begitu banyak artikel yang menulis tentang problematika antara karyawan dan pengusaha. Yang akan saya tulis adalah titik tengah apa yang saya peroleh ketika sebagai karyawan dan sebagai pengusaha.
*sudut pandang saya sebagai karyawan.
     Saya sebagai mantan karyawan swasta di beberapa perusahaan di kota besar seperti Bandung, Surabaya,maupun Jakarta,menemukan bahwa karyawan termasuk saya selalu mengeluh tentang beberapa hal. Yang terutama adalah Kenaikan gaji,jenjang karier,prospek masa depan perusahaan. Segala sesuatu yang berpusat pada diri sendiri,seperti rasa aman. Kalau diibaratkan tren menjadi pegawai negeri sipil,yang walaupun gajinya kecil tapi hidup pasti terjamin.Tunjangan hari tua,asuransi kesehatan,sukar dipecat walaupun bekerja asal-asalan,kan yang bayar Negara. Belum lagi kalau berada di posisi “basah”. Mau digaji 1 juta/bulan tidak ada masalah asal sampingannya besar. Jaman sekarang tidak penting gaji,yang penting sampingan dari jabatan itu.
     Saya yang bekerja di perusahaan swasta sudah tidak mungkin bisa seperti itu. Maka saya hanya dapat menikmati pekerjaan tersebut sembari memikirkan langkah selanjutnya.
     Pola pikir rata-rata karyawan termasuk saya hanya loyal kepada siapa yang memberi lebih banyak uang(bukan loyal kepada sebuah perusahaan,maupun loyalitas terhadap profesi).Hal ini banyak saya temui di setiap lapisan masyarakat. Ujungnya ketika sudah berumur kisaran 30 tahun,dimana menjadi kutu loncat demi masa depan yang lebih baik sudah semakin sukar dikarenakan mereka sibuk mencari uang lebih tanpa mengembangkan ketrampilan. Dan terperangkap siklus kerja  8 pagi  hingga 5 sore. Apabila kita mencoba bertanya kepada mereka,apakah anda puas dengan pekerjaan anda sekarang? Jawabannya selalu tidak puas.
     Arti karyawan dalam bahasa Indonesia itu adalah manusia yang berkarya,apakah kita menghasilkan karya minimal bagi diri sendiri,keluarga,bagi kota,bangsa bahkan sampai negara?  Atau hanya menjalani siklus kehidupan yang monoton tanpa menghasilkan apapun?
     Karyawan itu bukan mesin,yang perannya selalu statis yang selalu bergerak monoton sesuai program. Jangan sampai anda menjadi mesin yang kerjaannya hanya menuntut.
     Teman saya seorang ahli IT berkata lebih enak berhubungan dengan mesin,tidak ada komplain tidak ada tuntutan,cukup dikasih makan listrik dan bensin mereka akan bergerak tanpa berkomentar capai,tidak enak badan dan berbagai macam alasan lainnya. Bisa bekerja non stop 24 jam per hari. Jika mesin rusak,tinggal diganti tanpa ada masalah di keesokan harinya.Penjelasan yang singkat,padat dan menusuk hati.

*Sudut pandang pengusaha*
     Di mata saya pada awalnya semua karyawan berkedudukan sama,karena yang dipandang pertama kali adalah gelar yang masing-masing dari kita ajukan untuk melamar pekerjaan tersebut. Seiring dengan berjalannya  waktu akan terlihat sikap tiap individual yang menonjol. Baik etos kerja,motivasi,komitmen,kecepatan kerja,maupun ketepatan penyelesaian sebuah pekerjaan. Mungkin banyak yang berpikiran karyawan itu jam kerjanya 8 pagi hingga 5 sore. Setelah itu ya sudah waktunya pulang. Seperti sikap ketidakperdulian karyawan.
     Yang diharapkan oleh para pengusaha adalah siapa yang mau untuk bekerja lebih,memberi lebih,dan terpenting adalah memiliki inisiatif (tidak hitung-hitungan), yang acapkali dipandang oleh sesama rekan kerja sebagai ajang cari muka,pencitraan.Tidak ada pengorbanan yang kembali sia-sia (ingatlah bahwa tembok pun bisa berbicara jika anda berada di lingkungan pekerjaan dan yang dibicarakan pasti sisi negatifnya). Jarang ada prestasi yang di blow up di muka publik,yang ada cacat produksi,kelemahan. Karena semua orang menjadi hakim terhadap diri anda.
     Jika anda merasa berkorban banyak dan tidak dihargai sebagaimana mestinya,ingat jangan mengerutu,atau menjelek-jelekan perusahaan anda sendiri. Istilah kasarnya anda meludahi piring makan anda sendiri. Menjelek-jelekan perusahaan anda tidak membuat anda tampak lebih baik,hanya membuat anda tampak bodoh disebabkan kenapa anda masih bertahan disana.
     Mungkin tulisan saya lebih membela ke pengusaha daripada ke karyawan. Walau perusahaan tidak bisa dianggap 100% kebenarannya. Ada perusahaan nasional yang cara menyingkirkan karyawannya dengan halus cukup mutasi ke tempat terpencil. Pilih mutasi atau mengundurkan diri?
     Ataupun tidak bisa naik-naik jabatan karena tidak ada posisi lowong.Harus menunggu sampai seniornya pensiun. Bahkan untuk menghindari memberi pesangon,ada perusahaan yang managernya diturunkan pangkatnya menjadi office boy dengan gaji sejajar manager. Mau jadi office boy tapi gaji manager seumur hidup?
     Sekali lagi perusahaan mencari Loyalitas. Loyalitas dapat didefinisikan sebagai pengorbanan, komitmen,ketaatan,kepatuhan kesetiaan.
     Hingga sekarang pencarian makna Loyalitas tidak pernah menemukan titik temu dari sisi sudut pandang karyawan dengan sudut pandang perusahaan. Dalam konteks uang terutama. Saya pernah bertanya pada teman saya,apa yang bisa kamu berikan kepada saya apabila saya bekerja kepada anda. Dia mencari karyawan yang jujur,rajin,dan terakhir loyal. Jujur dan rajin di zaman sekarang masih banyak kita temui. Tetapi untuk loyal harus ada factor x. Kalau diibaratkan x itu bisa saja factor uang,lingkungan pekerjaan. Tapi lebih menitikberatkan ke urusan perut.
     Saya beranggapan bahwa loyalitas karyawan dibutuhkan  di sebuah perusahaan yang sedang berkembang maupun di perusahaan yang baru merintis dikarenakan perusahaan tersebut tidak memiliki nilai jual(walaupun perusahaan tersebut memiliki prospek yang baik di masa kedepannya) karena system yang masih belum tertata dengan baik.Tolong jangan dianggap generalisasi karena masih banyak aspek lain yang dapat mempengaruhi hal tersebut. Mereka lebih mudah untuk bernegosisasi dengan karyawan untuk menjaga kestabilan intern apabila salah satu karyawan mereka dibajak oleh perusahaan lain.
     Di perusahaan yang mapan,loyalitas itu tidak berarti apa-apa,Apa yang diperlukan oleh perusahaan mapan itu adalah produk jadi. Tinggal mencomot dari salah satu kompetitor untuk dilemahkan kekuatannya,dan memperkuat perusahaannya sendiri. Karyawan diistilahkan sebagai bagian dari pion catur.
Solusi terakhir yang mungkin agak bijak keluarlah dari tempat pekerjaan anda yang sekarang, tenangkan diri,dan cari pekerjaan yang sesuai dengan minat anda. Pekerjaan itu banyak,yang sedikit itu pekerjaan yang sesuai dengan kemauan anda. Jika tidak ada ciptakanlah perusahaan sesuai dengan kemauan anda. Ciptakanlah pekerjaan yang sesuai dengan idelisme anda. Dan nikmatilah makna sesungguhnya pengusaha.

Curhat Seorang Programmer Setelah Menikah

Ucup kelik seorang programmer mengirimkan email ke customer support Heaven Unlimited Company yang isinya :

Yth. Customer Support:

Saya sangat membutuhkan bantuan. Baru-baru ini saya melakukan upgrade program Girlfriend 7.0 ke Wife 1.0 dan diluar perkiraan saya ternyata program baru ini mulai melakukan proses pembuatan sub program Child 1.0 dan juga mulai memakan waktu dan sumber berharga lainnya. Hal ini tidak dicantumkan di brosur produknya.

Sebagai tambahan Wife 1.0 juga mengacaukan program lainnya, memasukkan dirinya ke dalam proses start up harian dimana secara otomatis memonitor semua aktivitas system seperti sebuah virus.

Program saya lainnya seperti Hang Out Café 2.5 atau Friday Nite Party 3.11 tidak lagi bisa berjalan dan menyebabkan system menjadi crash setiap kali dilakukan. Saya mencoba menjalankan Lazy Saturday 5.0 atau Sleepy Sunday 4.2 namun juga tidak dapat dijalankan, bahkan program Saturday Shopping 3.0 atau Sunday Home Cleaning 3.11 yang muncul.

Sepertinya saya tidak bisa membuat Wife 1.0 bekerja di background sementara saya mencoba menjalankan aplikasi favorit saya lainnya. Saat ini saya sedang berfikir untuk kembali ke Girlfriend 7.0 dan melakukan uninstall program Wife 1.0 namun tidak bisa.


Mohon bantuannya.

Ucup kelik


Sehari setelah dia kirim email itu, dia dapaet jawabannya yang isinya :

Yth. Bapak Ucup Kelik,

Ini adalah masalah yang sering muncul dari kesalahpahaman yang mendasar sekali. Banyak orang yang melakukan upgrade program Girlfriend 7.0 ke Wife 1.0 berfikir bahwa Wife 1.0 adalah tipe Utility & Entertainment Program. Sedangkan hal yang sebetulnya Wife 1.0 adalah Operating System, dirancang oleh Programmer kami di HEAVEN UNLIMITED COMPANY untuk menjalankan semuanya.

Anda tidak bisa menghapus Wife 1.0 dan kembali ke Girlfriend 7.0. Wife 1.0 tidak dirancang untuk ini karena jika dipaksakan untuk dilakukan dapat menyebabkan system anda berantakan. Beberapa orang selain Anda telah mencoba melakukan install Girlfriend 8.0 atau Wife 2.0 tetapi hal ini akan memunculkan masalah baru (lihat user manual Wife 1.0 di Bab 2 ? Alimony & Child Support).

Kami merekomendasikan tetap menggunakan program Wife 1.0 dan coba menghadapi beberapa hal yang Anda anggap sebagai kesulitan sebaik mungkin. Beberapa tips dari kami jika ada suatu masalah, coba jalankan semua recovery program yang ada di folder C:\APOLOGIZE, seperti Say Sorry 8.0 or Hug & Kiss 9.0. Walaupun beberapa orang menganggap Wife 1.0 adalah suatu program yang butuh perawatan tinggi, banyak juga orang yang tahu bahwa program ini dapat menjadi sangat menyenangkan. Untuk memperoleh manfaat maksimal program Wife 1.0 ini, Anda dapat mencoba membeli add-on program seperti Listening 5.0, Flowers 2.5 atau Chocolates 1.3.

Dalam hal apapun kami sangat tidak merekomendasikan untuk install program Secretary 1.0 (Short Skirt Version) karena program ini sangat tidak kompatibel dengan Wife 1.0 dan hampir dipastikan akan menyebabkan system menjadi crash.

Semoga dapat membantu.


UPDATE

———

INFORMASI TERBARU

Karena sekarang ada program Poligami Emulator 4.0, maka program Wife terbaru dapat diinstall di satu komputer, maksimal 4 program dapat berjalan pada 1 PC. Jadi ketika ada salah satu program Wife 1.0 crash atau tidak kompatibel dengan perangkat lain bisa langsung hapus virtual drive-nya atau klik tombol “cerai” di menu Poligami Emulator 4.0, maka program Wife langsung menghilang dan PC siap untuk install program Wife yang baru.

PERINGATAN!!!

Ketika anda menginstall Poligami Emulator, akan terbentuk virtual memory

dengan nama file TANGGUNGAN.WEK Semakin banyak anda menginstall program Wife pada Poligami Emulator, maka semakin besar virtual memory yang terbentuk. Pada sebagian besar PC, virtual memory Poligami Emulator yang terlalu besar dapat menyebabkan hang pada

sistem anda. Untuk dapat menginstall program Poligami Emulator 4.0 diperlukan spesifikasi khusus dari PC. Spesifikasi minimum hardware dapat dilihat pada box CD Poligami Emulator 4.0.

"Tersenyumlah, sebelum tersenyum itu dilarang" :)

Sumber : putrajatim.blogspot.com