Google+ Followers

Jumat, 14 November 2014

Berkunjung Ke Rumah Duka

     Ini adalah pengalaman teman saya. Ia berkunjung ke sebuah rumah duka bersama orang tuanya. Apa sih yang menyenangkan dari rumah duka? Saya rasa hampir tidak ada kecuali menikmati hidangan yang disajikan oleh sang tuan rumah. Seperti kacang,kuaci,air mineral,lemper,roti,dan jika yang sedang berkabung memiliki uang berlebih maka soto,atau ronde/angsle bisa anda dapatkan.
      Kenapa yang dibahas malah makanan? Ya karena inilah kelakuan saya biasanya jika berkunjung, sembari menunggu waktu untuk pulang. Kembali lagi ke kisah teman saya. Karena bingung mau melakukan apa ia akhirnya memutuskan BBM an dengan saya,padahal ia jarang sekali berkomunikasi dengan saya. Ia hanya menjawab bosan dan meminta untuk ditemani BBM an.
     Penyebab kebosanan di rumah duka adalah,kita tidak mengenal dengan dekat orang yang meninggal ,terkadang kita hanya kenal tetapi tidak memiliki hubungan emosional dengan orang yang tersebut. Hanya sebagai bentuk penghormatan terakhir.
     Penyebab lainnya adalah kita tidak kenal dengan tamu yang lain,jadi tidak ada teman untuk diajak mengobrol. Beruntunglah anda yang memiliki gadget,jadi anda berkomunikasi dengan orang lain,tapi jika ada yang memperhatikan anda bakal dianggap sebagai orang anti sosial. Tapi peduli amat dengan omongan orang bukan?
     Itu beberapa hal yang saya tangkap dari pembicaraan dengan teman saya. Terkadang ketika berkunjung ke rumah duka,janjian dulu dengan teman atau saudara lain yang lebih dekat,sehingga ketika berkunjung ada teman. Sebenarnya hal tersebut tidaklah menjadi masalah,toh hanya beberapa jam berada disana. Tidak sampai berhari-hari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar